Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘ONE DAY ONE POST’ Category

Hari ini memang jadwal Group kami (BACA YUK!) ber-Speak-Up Day! Sebenarnya nggak ada kewajiban sih bagi para reviewer harus nge-English juga. Yang penting komentar dan segala feedback di group di hari tersebut wajib nge-speak alias little little english, mixed every single word what you want. Kala itu bulan Maret, jadwalnya Bahasa Inggris. Bulan April ini insyaallah Arabic. Bulan depannya lagi German. Sayangnya all about Deutch masih buta 😀 #LemparBantal. Alhamdulillah di bulan Maret ada Mba Rusyda Fauzana yang setor resensi dengan Bahasa Inggris. Hemm, akankah di April ini ada yang ‘berani’ nge-resensi pakai Arabic. Hemm, arabic? seriusan? Ok, untuk sementara saya tutup mata 😀

Selamat menikmati !

*****

kopi

Assalamualaikum all, tonight I’ll post a review about a book that I think most of people fond of it.

Title: Filosofi Kopi
Genre: anthology of short story, kind of drama and absurd stories.
Writer: Dee Lestari
Published: 2007
Pages: 135

Review:
Actually it’s too late for me to read this book. Since several weeks ago the members of Baca Yuk! were talking about Dee Lestari’s book, then I grabbed her Filosofi Kopi when had fun in Gramedia. This anthology consists of 18 short stories written by Dee for a decade. Of course the most impressing one is Filosofi Kopi. ☕

I read the lastest printed book Filosofi Kopi, published in 2015. Dee put Filosofi Kopi to the first story.

The narrator, named Jody, told the story from his point of view. It was about obsession of Ben on coffee. He spent his time searching for the best coffee around the world.

The story began when they joined to build a cafe. Ben with his skill blend the coffee ingredients made more people impressed and provoked them to come again and again. He always knew how to make innovation and satisfy his customers.

One day, Ben had an idea to attach a philophy for every coffee he made. His customers became more exciting. Until a successful and popular man came to his cafe and asked him to make the best coffee. Ben did it. And put a new philosophy on his new and best coffee recipe. It was Ben’s perfecto: succes is the manifestation of life perfection.

Ben and Jody’s coffee become more popular. Then, a new visitor came and tasted the perfect coffee, but said that it was just a so so coffee. There was another coffe which tasted best of all. Ben got frustrated then tried to find the coffe.

Ben and Jody finally found the coffee. It was a traditional coffee in remote area. Ben felt he failed in all way. He isolated himself and closed the cafe, eventhough his customers wanted to come.

At the end, jody gave him Tiwus coffee and said that there’s no perfection, life is beautiful as it is. Ben realized that he was wrong. He forgot about how people accept his works as they are. They loved it and also loved Ben as he himself. Then, he pumped up his spirit again and open the cafe with dedication to his customers.

This story has strong moral story that one should not compare himself to antother only to feed his ego and arrogance. Just be who we are and do the best for our life.
That’s all my review for tonight. Hope you like it. ☕

Iklan

Read Full Post »

*RANTING YANG TERLUPAKAN, URAT YANG TERNADIKAN” (BAGIAN III)

 

“Bukankah tidak lulus?” tanya seorang mahasiswa, “Jika kita memaksakan diri memuji orang yang kita benci, atau orang yang kita musuhi?”.

Orang yang ditanya itu tersenyum. Namanya George W.Crane, seorang dokter, konsultan dan Psikolog. “Bukan”, kata Crane. “Anda bukannya tidak tulus ketika Anda memuji musuh Anda. Mengapa? Karena pujian itu adalah pernyataan yang jujur atas sifat atau keunggulan objektif yang memang pantas dipuji. Anda akan menemukan bahwa setiap orang memiliki sifat baik atau keunggulan”

Lanjutnya, dengan bersemangat pula, “Mungkin saja, pujian Anda mengangkat semangat dalam jiwa orang-orang kesepian yang hampir putus asa untuk berbuat baik.”
Sehebat apapun menghindari friksi, gravitasi sosial menarik kita pada seseorang yang kadang tak dikehendaki. Entah kita tak suka jalan pikirannya, gelagat ia menjawab, hardik yang tak terkuasai, atau kilatan matanya memandang. Masih ada, pasti ada. Sesuatu untuk kita kagumi, hargai darinya. Serpih untuk kita syukuri, rencana Allah untuknya, untuk diri kita yang lemah memandang segala.
Segalanya adalah cermin. Jangan kau pecahkan ia jika jelek bayang rupanya. Insyaf pertama, tak ada orang yang sempurna. Insyaf kedua, tak sama ia kemarin dengan hari ini. Insyaf ketiga, ia bukan kamu, kamu bukan dia. Insyaf keempat, harmonis itu ialah mereka yang melengkapi kekurangan, mempraktisi kelebihan. Insyaflah diri yang pandang iri, simpan dengki, hasat dalam hasrat.

*****
Maafkan gurunda @salimafillah, ditambah kurang sana sini tulisan aslinya. Diperas buku tebal itu dalam rujuk sesingkat ini, agar mudah dikunyah ke dalam jiwa-jiwa kehausan.

Thanks jepretan yang mewakili diksi, oleh @ikhsansiddiq

isan

Read Full Post »

 

ISAN23

Majelis Mu’awiyah sedang ramai dihadiri orang yang telah berdamai berkat kelapangan hati Al-Hasan ibn Ali. Ali ibn Abi Thalib sendiri telah wafat, ditikam Khawarij garis keras, Abdurahhman ibn Muljam. Lelaki bernama Dhirar ibn Dhamrah, ditanya oleh sang pemimpin baru itu.


“Wahai Dhirar, kisahkanlah padaku tentang Ali”. Ia hendak menolak permintaan itu, andai ia bisa. Sebab khawatir ada nada marah dan cemburu membersamai Muawiyah yang pada waktu sebelumnya pernah berlainan pandangan politik dengan Ali Radhiallahu anhu.

“Ali tidaklah berbeda dengan salah seorang di antara kami. Dia akan mengajak duduk bersamanya bila kami datang, dengan selalu mengulurkan bantuan bila kami menadah tangan. Orang yang kuat tidak berharap akan terlepas dari kesalahannya, dan orang yang lemah tidak putus asa dari keadilannya”

Wajahnya disambar kesungguhan, peluhnya keras menahan ingatan yang terbuncah. Dhirar berkata “Aku mendengar Ali bersedu kepada tuhannya. Rabbi! Rabbi! Ya Rabbi!” “Hai Dunia! Menjauhlah dariku! Mengapa engkau datang kepadaku ? Tak adakah orang lain untuk kau perdayakan? Adakah engkau sangat menginginkanku? Engkau tak mungkin mendapat kesempatan untuk mengesankanku! Aku telah menceraikanmu tiga kali, yang sesudahnya tak ada lagi rujuk. Kehidupanmu singkat, kegunaanmu kecil, kedudukanmu hina, dan bahayamu mudah berlaku! Ah sayang…. Sangat sedikit bekal di tangan, jalan begitu panjang, perjalanan masih jauh, dan tujuan sukar dicapai”

Dhirar duduk meratap. Majelis itu khusyuk terisak. Tangis Mu’awiyah tak tertahan. “Kesedihanku atas kehilangannya umpama kesedihan seorang ibu yang anaknya disembelih di hadapan matanya sendiri”, ucap Dhirar, dengan pilu meninggalkan majelis yang banjir air mata.

****
Masih, intisari karya ustadz @salimafillah . Masih juga, visual @ikhsansiddiq *** Semoga berkah keduanya. Segalanya ialah cermin.

Read Full Post »


isan
“Injak kepalaku ini hai Bilal. Demi Allah, kumohon injaklah”. Abu Dzar Al-Ghiffari menyiapkan kepalanya di tanah berdebu. Ia masih memohon disitu, sementara Bilal bersiteguh hati, tak mengikuti permintaan itu.

“Kumohon Bilal Saudaraku. Injaklah kepalaku”, masih juga ia meminta.
Kemarin itu rupanya. Abu Dzar berkesal hati mengira Bilal tak mengerjakan amanahnya, dan mengiranya membenar-benarkan diri.

Berkatalah ia “Hai anak budak hitam”, ia menghardik.

Ditegur ia oleh Baginda Rasulullah, “Engkau!”, sabdanya,”Sungguh dalam dirimu terdapat jahiliyah”

Sergap, Abu Dzar tak berdaya. Alangkah ringan andai semua bisa ditebusnya di dunia.

Muadzin kesayangan Rasul itu campur hati, antara murka dan nelangsa. Berkatalah ia: “Dan biarlah urusan ini tersimpan di sisi Allah, menjadi kebaikan bagiku kelak”

Adab persahabatan, jalin jelindan dalam dinamika kehidupan. Tak kemudian sepi dari masalah. Cukuplah bagaimana ia menjadi rahmah berkah bagi sekalian alam.

**
Mengukir kembali dari yang ditangkap, “Iman yang Tak Sendiri” oleh @salimafillah

Visual, jepretan @ikhsansiddiq

Read Full Post »

Berita seputar LGBT dan Prostitusi Kalijodo merupakan suatu hal, tapi si kresek ini jadi hal yang lain. Ngga seimbang ya perbandingannya hehe. Masih sore nih, jangan terlalu serius ya. Kita sharing kecil-kecilan aja selaku ibu rumah tangga yang diminta mengerti detail debu sampai sapu, keranjang sampah sampai tiang jemuran. cekidot!

****

kresek

Mungkin karena aturan baru, masih hangat dikomentari.  Kresek alias kantong plastik alias plastik asoy (ini orang Medan yang ngomong), yang biasanya gratis-gratis aja, jadi berbayar 200 perak (CMIIW). Hari ini saya pasang iklan jualan totebag. Sebenarnya totebag ini udah dari dulu dijualnya, tapi liat aji mumpung, liat peluang, saya koar-koar, “Nah Sis, jangan lupa bawa totebag ini ya pas nanti belanja ke supermarket, berhemat sekalian ngajakin ngaji”   (Serius santai postinginnya).  Kebetulan jenis totebag itu ada “muatan dakwahnya”.

Saya sendiri sebenarnya yakin nggak yakin, apa iya habits orang Indonesia udah sampe sana? Bawa-bawa kresek sendiri, keranjang dari rumah, totebag atau apalah apalah. Emang iya? Setidaknya untuk aturan yang baru hitungan hari, agak pesimis ya. Tapi jauh di hati ada yang berkata begini : Ya selalu ada aja keless yang semangat go green, semangat bawa plastik sendiri, dan senang berhemat “lumayan 200”, hihi, gw sukak gaya lu bun!

 

Selalu ada kemungkinan itu walau sekian persen kenyataannya. Saya nggak mau ngomong data-data ya. Yang lebih penting dari itu semua, di hati berdoa, di mulut berucap pula, mudah2an semangat cinta lingkungan ini nggak cuma gini-ginian doang. Apa kabar kebakaran hutan di Riau dan sekitarnya? Kok nggak kedengeran follow up nya? Bukankah go-green nya lebih nyata untuk sekedar menjaga yang sudah ada. Jangan tebang hutan, stop investasi perusak lingkungan, sejenisnya, kejar yang kelas kakapnya.

Lalu,,, sampailah pada suatu kenyataan:

“Bang, jangan lupa minta kresek ” kata saya pada suami. Bukan maksudnya dari rumah bawa-bawa kresek, tapi belanja ke Indo atau Alfa itu memang tujuannya dapetin kreseknya. Hehehe… Wah, kok gitu? Kamuflase doang? Maruk cap kerupuk? Hemm… Yaahhh, yang warga Jakarta, mungkin tau jawabannya. Itulah kresek multifungsi penyelamat sampah-sampah kami, kresek yang dirindukan. 🙂

 

Salam

Alga Biru

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read Full Post »

Anak Kedua Saya

hana

*THE CENTER OF UNIVERSE*

Kaulah matahari, akulah planet-planet. Kau bunga, aku potnya. Kau yang berbuat sesuka, aku kena getahnya.

Kau menangis, aku perih. Kau terluka, aku iba. Kau minta segalanya, aku berikan semuanya, sebatasnya.

Kau tunjuk ke satu arah, kuperkenalkan bermacam arahan.

Kau sering merasa marah, aku telan bulat-bulat.

Sementara kau terus tumbuh, aku terhisab dalam energi kehidupanmu.

 

Read Full Post »

lomba

**Save dulu, terutama untuk yang mungkin tertarik

Unibkita.com — Lomba Cipta Cerpen Islampos Kategori Umum
~ Rebut hadiah utama senilai Rp. 2.500.000,- ~

Tema Cerpen: Bebas, Islami. Lebih disukai bertema perjuangan, romantika suami-istri, dan anak-anak.

Hadiah Pemenang Lomba Cerpen:
Juara 1 : Rp. 2.500.000
Juara 2 : Rp. 1.500.000
Juara 3 : Rp. 800.000

20 naskah terbaik akan mendapatkan hadiah masing-masing Rp. 250.000.

Ketentuan umum:
1. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
2. Naskah orisinal ’bukan jiplakan atau saduran’ dan belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun elektronik serta tidak sedang diikutkan pada lomba lain.
3. Penerimaan karya (DL) sampai dengan 1 Juli 2016 (cap pos).
4. Format penulisan menggunakan kertas ukuran A4, jenis font Times New Roman ukuran 12 margin semua sisi 3 cm dan spasi 1,5.
7. Soft file naskah dikirim dengan bertipe (.doc).
8. Jumlah halaman 5-10 halaman.
9. Peserta boleh mengirim lebih dari satu karya.
10. Soft file karya dikirim via email Islampos@gmail.com dengan subjek dan nama file Lomba-Cerpen Islampos _Judul Naskah_Nama Penulis,
11. Selain itu, karya dikirim pula rangkap 3 (tiga) berupa print out ke Jln. Terusan Ibrahim Singadilaga No. 16 Kelurahan Nagrikaler Purwakarta, Jawa Barat. []

[*] Menurut Pimpinan Redaksi Islam Pos, Bapak Saad Sefullah, akan ada informasi tambahan. Namun, ini sebagai rujukan agar amunisi kreativitas mencipta cerita pendek dapat mulai digali. Informasi tambahan (apabila sudah ada) akan ASR sampaikan lebih lanjut.

Salam santun


Sumber : 
Fb 

Arief Siddiq Razaan

Read Full Post »

Older Posts »

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

/jur·nal/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Life is Beautiful

Me, Myself and food

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Apa pun itu, tulislah!

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

/jur·nal/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Life is Beautiful

Me, Myself and food

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Apa pun itu, tulislah!