Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2018

dark

 

Sambil nunggu lanjutan part #BimAddiction tayang di hari kamis. Berikut Author santronin peralatan lukis Bima yang sepertinya bikin penasaran banget. Kok bisa sih berpendar unik kayak gitu. Semoga tulisan ini menjawab pertanyaan di benak pembaca. Salam #BimAddiction!

1. Cat glow in the dark jenis water based

Secara garis besar, cat glow in the dark water based atau cat fosfor basis air jenis water based biasa digunakan untuk melukis pada dinding/beton, gypsum, kanvas, baju atau apapun yang menyerap air. Langit-langit kamar target menarik yang jadi langganan penggunaan cat tipe ini. Cat fosfor basis air biasa dikenal dengan cat jenis acrylic seperit cat material lukis. (exp : Satiniq Luminos – water based)
Fosfor, phosphorescent atau photoluminescent adalah produk dengan cara kerja yang hampir sama dengan sistem tenaga surya yang biasanya digunakan. Yaitu proses penyerapan energi yang berasal dari sinar matahari dan memancarkannya kembali. Dimana proses ini tidak melibatkan tenaga listrik baik di awal proses maupun diakhir proses.
Konsep proses Glow in the dark berbeda dari baterai atau aki yang menyimpan tenaga seperti pada baterai HP atau laptop. Konsep yang digunakan Glow in the dark adalah langsung memancarkan cahaya seketika di-charge dengan sinar walaupun mungkin tidak kelihatan kentara karena kondisi yang terang pada saat penyinaran. Sehingga kondisi maksimal dari Glow in the dark adalah 0.01 detik sesudah di-charge karena cahayanya paling terang.

2. Kuas Lukis

Kuas lukis sangat membantu dalam mengaplikasikan cat fosfor ke tembok atau gypsum. Pilihan kuas lukis dengan bahan sintetis karena akan mengurangi bekas goresan saat melukis gambar. Berbeda dengan kuas yang terbuat dari serat alam yang akan meninggalkan bekas serta kuas bulu yang rapuh.
3. Spon

Satu hal yang juga harus diperhatikan adalah penggunaan spon. Spon berguna untuk memberikan efek-efek dalam melukis glow in the dark. Sehingga, gambar yang dilukis akan terlihat lebih bertekstur dan unik.
4. Lakban kertas

Lakban kertas adalah hal yng tidak kalah pentingnya. Untuk menghindari cat yang melebar kemana-mana. Anda membtuhkan lakban kertas untuk melindungi area bebas cat.
5. Lampu Ultraviolet

Sebagai alat untuk memudahkan saat melukis glow in the dark, maka dibutuhkan lampu ultraviolet. Fungsi lampu ultraviolet sendiri akan memudahkan visualisasi gambar pada saat melukis. Cat glow in the dark yang terkesan transparan akan menyulitkan anda untuk mengetahui batasan gambar. Sehingga, lampu ultraviolet dibutuhkan untuk mengenali dan mengontrol hasil menggambar dengan cat glow in the dark. (tipe : UV Lamp PL- 55 W). []

.
.
.

Sumber artikel : Membuat Glow In the Dark

Sumber gambar : Crisco Art (Instagram Account)

Ketinggalan cerita #BimAddiction ? Silakan intip melalui akun Storial berikut ini : Glow in The Dark

Iklan

Read Full Post »

(Tulisan ini sarat akan spoiler. Jangan lanjut baca kalau belum baca bukunya. Hehe.)

Kala itu saya masih kuliah semester tiga, belum banyak pikiran. Melalui rental buku, pilihan saya jatuh pada novel berjudul The Orange Girl alias Gadis Jeruk, karya Jostein Gaarder.  Jujur, awal-awalnya novel itu membosankan, bingung juga bagusnya dimana. Sebenarnya itu kali kedua saya baca besutan Gaarder, setelah sebelumnya tidak tamat membaca Sophie’s World yang entah apa. Berhubung nggak mau rugi, apa boleh buat, saya paksain baca sampe kelar.

org

Novel berkisah tentang Georg Roed yang mendapati surat wasiat pemberian ayahnya beberapa tahun setelah beliau meninggalkan. Surat itu berisikan pertanyaan menggelisahkan:

 

“Aku mesti mengajukan pertanyaan serius kepadamu, Georg, dan itulah sebabnya aku menulis. Akan tetapi, agar mampu mengajukan pertanyaan ini, pertama-tama aku harus menyampaikan cerita sedih yang telah kujanjikan kepadamu tadi.”

 

Isi surat berlanjut tentang pertemuan sang ayah dengan seorang gadis yang membawa jeruk-jeruk ranum di keranjang, yang selanjutnya disebut Si Gadis Jeruk. Kisah masa lalu, pertanyaan-pertanyaan dasar kehidupan, dan misteri siapa si gadis jeruk sebenarnya, terus disembunyikan.

“Apa yang akan kamu pilih seandainya kamu punya kesempatan untuk memilih? Akankah kamu memilih hidup yang singkat di bumi kemudian dicerabut lagi? Atau, apakah kamu akan berkata tidak, terima kasih? Kamu hanya dua pilihan ini. Itulah aturannya. Dengan memilih hidup, kamu juga memilih mati.”

Sebelas tahun berlalu, saya udah nggak ingat satu persatu isi buku itu. Mungkin secara alam bawah sadar, saya jadi terobsesi dengan wasiat. Dan inspirasi terpendam lainnya tentang hidup, dan bagaimana penulis seharusnya menyembunyikan teka teki dalam cerita. Gadis Jeruk termasuk novel filsafat harian yang nggak terlalu berat. Mau bagaimana juga, kelebihannya terletak di ngalur ngidul seputar makna hidup. Teka teki siapa sebenarnya si gadis jeruk, jadi umpan yang membuat pembaca bertahan. Sekuat tenaga, penulis bertekad menyembunyikan hingga di lembar terakhir.

Cerita dan teka-teki. Ini belum termasuk bagaimana novel thriller yang lihai membuat modus dan strategi. Bersembunyi dalam detail dan kemahiran penulisnya agar tetap logis.

Akhir cerita, Si Gadis Jeruk itu ternyata sang ibu anak itu sendiri, alias  istri ayahnya. Jadi ini tentang surat wasiat untuk mencintai seseorang, dalam kesempatan yang pendek maupun panjang. Dalam kesempatan hidup sebelum mati.

Teringat “Stay With Me”  yang lagi digarap. Ada yang kangen Bima? Bagaimana dengan teka-teki di setiap part-nya? Masih setia nggak? Jati diri Bima jadi umpan yang saya siapkan sepanjang cerita. Pencarian identitas, romantika, diselingi serba serbi orientasi seksual yang akhir-akhir ini meresahkan. #CerbungBima diurut berdasarkan dimensi waktu, nilai kejutan, dan keadaan sehari-hari para tokohnya. Kalau kecepatan, ceritanya malah kurang seru. Kalau kelamaan, takutnya hambar. Memasuki lembar ke-18, saya pikir belum banyak-banyak amat untuk dinalar. Masih tersisa berpuluh-puluh lembar halaman lagi untuk ditulis. Hehehe.

Jadi penulis perlu sabar, jadi pembaca harus setia. Sampai ketemu!

Read Full Post »

 

Berikut ini merupakan rangkuman pengalaman saya dan keluarga. Memadukan program sekolah dan keasyikan bermain di rumah dengan menggunakan buku sekalian pengembangan literasi anak di rumah. Salah satu hikmah lainnya dari aksi literasi kali ini: saya jadi pengen bikin alat peraga sendiri, Hehe (ngirit!). Semoga berkenan.

Motivasi : Stimulasi literasi, kebiasaan, tingkah laku dan pengetahuan (sains, verbal, imajinasi, spiritual dan lainnya) di masa emasnya.

Tantangan :

Anak : Tergantung karakter Ananda dari masing-masing orangtua. Secara umum, anak balita sudah mampu diajak berbicara, bercerita, berekspresi (responsif), sesuai kemampuan yang dikategorikan berdasarkan jenjang umur.

Orang tua : Tidak memiliki kecakapan diri dalam menyelenggarakan konsep literat di rumah, atau lebih tepatnya belum menyiapkan diri secara maksimal. Ketidaksiapan ini akan berdampak pada penundaan, kurang peduli, bosan dan kurag atraktif.

Waktu : Memerlukan waktu khusus (tanpa selingan) minimal 15 menit per hari bagi orangtua dan anak untuk terlibat dalam aktivitas membaca dan membacakan buku. Sebaiknya kegiatan ini dilaksanakan secara merata. Baik ibu ke anak, ayah ke anak, anak ke ibu, akan ke ayah dan seterusnya.

Materi : Buku anak tampil dengan ragam variasi. Mulai dari yang murah, sedang, hingga relatif mahal. Buku cerita bergambar aneka warna, naskah cerita, dan bentuk-bentuk lain yang dimodifikasi.

Ilmu : Sudah mulai banyak dibuka ragam acara, cerita, dan figur dongeng dan pendongeng di kalangan pegiat literasi Indonesia. Mulai dari Program Membaca Lantang, Kampung Dongeng, dan kegiatan literasi di sekolah-sekolah. Hal ini menyiratkan pada kita bahwa kecakapan di bidang ini memiliki warna tersendiri bagi perkembangan anak dan generasi. Ortu perlu upgrade diri nih, untuk menularkan energi positif ini kepada anak.

 

solar1

Berbagi Pengalaman :

Nama : Sayfal’s Family

Anggota : Papih (31yo), Bunda(30yo), Maryam(5y10m), Hana (4y2m)

Komunitas terkait : Sekolah, pengajian, yayasan, rumah.

Materi dan Aksi : Buku yang dipersiapkan mengikuti atau dimodifikasi sesuai tema yang sedang berjalan di sekolah. Misal : Menghapal Juz Amma, Profesi, Kebersihan diri dan Berkebun lainnya. Lalu saya menyiapkan dengan mengumpulkan beberapa buku yang menunjang item yang sedang dijalani. Misal : Januari, Aneka Profesi. Pilih judul seputar profesi. Saya pilih 2 jenis profesi : Dokter dan Astonot.

Bukunya meliputi gambar berikut : (terlampir)

Bulan Januari ini saya mencoba salah satu kemasan literasi yang cukup mengasyikkan : kombinasi buku dan alat peraga. Paket “Discover Space” (Educational Tin Set) yang terdiri dari : buku referensi, poster grafis, alat peraga tata surya. Berhubung anak saya belum lancar membaca, buku paket berbahasa Inggrisnya memang berniat untuk dibacakan. Hehe. Isi buku meliputi pengetahuan jagat raya, galaksi, rasi bintang, bermacam planet, eksplorasi jagat raya, dan jenis lainnya. Dari sekian macam penjelasan, Maryam dan Hana menyukai formasi tata surya. Terkait nama, formasi, jumlah, bentuk, jarak (jauh-dekat), gerakan dan tak lupa pula, profesi yang mulia di belakang ilmu tersebut.

solar2

Adalah tugas orang tua untuk mengarahkan bahan ajar yang bersifat umum ini kepada penguatan basis aqidah islamyah. Bahwa semua benda angkasa, baik yang terlihat maupun yang tidak, dalam bumi maupun yang di luarnya, merupakan ciptaan Allah Yang Maha Tinggi. Sehingga kita dan keluarga, seyogianya merasa kecil diantara kemahaluasan Allah dan benda-benda ciptaan-Nya. Dan jangan lupa, untuk menanamkan cita-cita tinggi dan tertinggi. Profesi astronot yang bertaqwa, tinggi derajatnya di hadapan Allah Swt. Dan mewujudkan misi manusia diciptakan, yakni menjadi Khalifah di muka bumi. Wallahu’alam.

Profil buku penunjang : Discover Space/NPP Team/North Parade Publishing/2017

 

Read Full Post »

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Menulis sebagai Pengingat

Catatan Assa

Tulis Apa yang Kamu Pikirkan, Jangan Pikirkan Apa Yang Kamu Tulis

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Menulis sebagai Pengingat

Catatan Assa

Tulis Apa yang Kamu Pikirkan, Jangan Pikirkan Apa Yang Kamu Tulis