Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2009

Bibir tersenyum, Hati menangis.

child
… kenapa terus menerus kau tahan tangis itu ? mengapa kau terus menerus merasa dirimu perkasa ? merasa kau bisa melalui deritamu sendirian dan berlindung dibalik dalih “kemandirian”. Aku tau, di baliki senyummu kau menangis. Dan berhentilah berbuat begitu. Kau boleh membohongi dengan yang lain. tapi tidak dengan matamu, yakni tatapan dan hatimu.

Read Full Post »

jangan menyerah

jangan menyerah

Hela nafas yang terus terengah-engah mengejar ketertinggalan dalam perjuangan kini memuncak tatkala sampai kabar ke telinga saya bahwa tertanggal 18 Oktober 2009 akan ada perhalatan Kongres Mahasiswa di Jakarta. Konon, suara mahasiswa yang belakangan ini memble akan dikuatkan dalam agenda nasional ini. Saya yang kadang-kadang merasa sudah renta berbalik menjadi awet muda. “Ini agenda penting” batin saya.

Waktu terus berlalu. Medan, kota dimana saya dibesarkan masih adem saja dengan Kongres-Kongresan. Medan masih adem, setidaknya dalam pengamatan saya dalam kurun 3 minggu menjelang hari H. Entah kutu jenis apa yang merasuki saya, sampai berhari-hari saya lupa soal kongres. Lupa bukan maksud melupakan, tapi lupa untuk menabung. Medan-Jakarta tentu tak mungkin ditempuh dengan angkot, bukan? Saya dan kawan-kawan butuh burung besi untuk mengantarkan kami kesana. Dan boleh jadi, kita perlu lobi sana-sini untuk itu. Medan tetap dalam tenangnya yang amat tentram, bahkan meski jauh-jauh hari saya mencoba mengeksiskan kongres dengan posting kesana kemari.

Sedih juga. Tak banyak kegelisahan ideologis disini. Duh, jadi bingung mulai. Namun kegelisahan itu mendadak mencuat cukup signifikan beberapa hari menjelang hari H. Berdasarkan kabar yang beredar, Kongres tersebut mengalami kendala dari perizinan tempat. Ah.. tidak adil jika rekan-rekan disana dag-dig-dug dengan segala kemungkinan dan saya tenang-tenang. Sungguh kurang bersahaja jika saya hanya mengandalkan doa namun di sisi lain minim usaha yang sepantasnya bisa dilakukan. Setidaknya menopang opini nasional (niatnya begitu). Doa dan usaha perlu jalan beriringan. Dan karenanya, lisan tak berhenti bertasbih sementara otak terus memikirkan strategi. Menjauhi maksiat dan menggelar sajadah untuk melakukan taubat. Sungguh, keagungan dan keberhasilan berada dalam genggaman-Nya. Tiada daya upaya melainkan atas restu-Nya.

Facebook, menjadi gudang informasi di era ini. Seorang saudari menanyakan apakah saya akan pergi ke kongres. Masih jawaban yang sama seperti bulan sebelumnya bahwa keadaan keuangan keluarga sedang tak kondusi. Entahlah. Ingin menangis rasanya ketika kala itu saya berkata:”titipkan salam saya untuk harumnya senayan, untuk gelegar takbir yang saya rindukan dari mulut kawan-kawan”.

Anehnya, walaupun tidak punya ongkos, saya punya keyakinan bahwa Allah Maha Pemberi Ongkos. Ya, Allah Maha Perkasa. rabu subuh, seorang teman menelfon. Katanya ia sedang sibuk untuk persiapan kongres. Sibuk. Sibuk. Sibuk. Saya benci, kenapa saya tidak sibuk ? Saya bahkan belum cerocos panjang lebar untuk sebuah keberangkatan. Ahh,,, saya coba hubungi teman. Hemm, adem saja. Tak ada kongres. Tak ada pembicaraan kongres. Kamis pagi, alangkah terkejutnya saya begitu saya tau teman-teman akan segera berangkat jumat malam. Hah ???? seolah kebekuan selama ini menjadi didihan air yang merata. Saya tersentak. Dan detik kemudian adalah detik yang sibuk.

Maka benarlah, Allah Maha Pemberi Ongkos. Jumat (16/10) pagi di kediaman seorang gadis bernama Dian Hasibuan menjadi saksi dimana orang tua saya tidak lagi peduli dengan isi tabungan yang seret. “iya, Dian berangkat. Hati-hati disana. Jangan nakal”

Tidak sampai disitu. Tidak, sekali-kali tidak. Betapa lemas hati saya ketika tak lama kemudian saya tau bahwa saya kehabisan kuota untuk masuk sebagai peserta kongres. Hah ??? kuota ??? inilah kisah, dimana uang takkan bisa jadi pelicin. Saya orang yang terdampar dari kuota. Kuota oh kuota. Hemm, saya memberanikan diri meng-SMS teman-teman di daerah. Barangkali saja ada tiket kongres yang tak bertuan. Nihil. “Sabar” batin saya.

Salah satu SMS masuk ke inbox saya: “disini juga sudah kurang… Insya Allah,,, pencatatan pahala memenuhi kewajiban dian sudah terisi,, walaupun dian tidak ikut,,, Saya bahagia dengan usaha Dian… Saya sayang banget ama Dian”

Hati ini meleleh. Ya, mudah-mudahan Allah memenuhi kantong si pendosa ini dengan bulir-bulir karunia. Amin

…….

…….

…….

BUZZ ! Coba tebak, ternyata Allah benar-benar ingin mengocok perasaan saya. Karena beberapa jam setelah SMS itu membanjiri hati ini, saya mendapat kabar bahwa salah seorang akhwat UIN punya tiket yang siap untuk saya gunakan. Walaupun dengan resiko bahwa saya tak mendapat kursi empuk selama acara. Ahhh,, gapapa. Asal saya boleh masuk. Saya bisa nempel di asbes jika panitia berkenan.

18 OKTOBER 2009, on the spot. Di Jalanan, Kongres ini menjadi catatan sejarah. Lebih dari 5000 peserta memenuhi tapak-tapak bumi di parkiran Senayan. Dan dalam sebuah kepengecutan para penguasa, saya menebak bahwa bukanlah angka 5000 yang membuat kambuh sifat pengecut mereka. Namun 5000 orang yang hadir dalam kongres itu bukanlah orang yang lumpuh akalnya, dan modal besar otot. Mereka yang datang bukan karena dibayar. Mereka yang hadir bukan karena tuntutan isme-isme, malainkan ingin kalimat Laila hai llallah ini ditegakkan. Islam ideologis melebur dalam dadanya. Mereka militan! Inilah sesungguhnya yang menjadi bencana bagi kekufuran!

Kongres Jalanan itu Panasssss…. Panas di luar, dan panas dalam jiwa adalah lebih besar. Saya pernah mendengar kisah tentang penaklukkan Konstantinopel, namun saya belum pernah mendengar kisah itu dibawakan seolah-olah seorang Felix Siaw adalah titisan tentara al-Fatih yang kini hadir menyerukan Bisyaroh. Nyata. Amat Nyata. Dekat dan sangat dekat. Saya merasa Roma itu dekat. Tidaklah lama, jika Roma akan ditaklukkan 2 atau 3 generasi sesudah saya. Dan dengan ruh yang memanasssss, saya yakin 5000 orang yang hadir di kongres ini ingin menggapainya lebih cepat.

Ya Allah.. Engkaulah Penguasa yang Agung. Maka jadikanlah kami para peserta yang mabrur, dimana tiap jengkal yang kami lalui dalam hidup ini berbuah ranum di akhirat. Engkaulah Maha Penjaga, maka jagalah hati kami agar senantiasa gemar berjuang di jalan-Mu. Engkaulah sebaik-baik Pembuat Skenario, mohon golongkan kami menjadi salah satu sebagai pemain terbaik-Mu. Amin

Read Full Post »

ALLAHU AKBAR !

ALLAHU AKBAR !

Syabab.Com – “Khilafah…!!! Khilafah…!!! Khilafah…!!!” gema teriak lebih dari 5.000 mahasiswa dari berbagai nusantara yang berkumpul di halaman senayan, Jakarta. Ahad, 18 Oktober 2009, menjadi sejarah baru, penyatuan visi dan misi gerakan mahasiswa di Indonesia. Pada kesempatan itu juga, di tengah panas terik matahari, ribuan mahasiswa tersebut menyatakan sumpahnya.

“Bismillahirrahim, Sumpah Mahasiswa, setelah kami melihat, mencermati dan menganalisa fakta kerusakan yang ada serta merumuskan kondisi ideal, maka demi Allah, Zat yang jiwa kami berada dalam genggaman-Nya, kami mahasiswa Indonesia bersumpah…” kata seorang mahasiswa yang memimpin sumpahnya di hadapan lebih dari 5.000 mahasiswa dari berbagai daerah di nusantara tersebut.

Berikut naskah lengkap Sumpah Mahasiswa yang telah dibacakan oleh ribuan mahasiswa peserta Kongres Mahasiswa Islam Indonesia, Ahad, 18 Oktobebr 2009.

====================================================

Sumpah Mahasiswa Kongres Mahasiswa Islam Indonesia, 18 Oktober 2009

Sejak kemerdekaan hingga lebih dari enam dekade, sekulerisme mengatur Indonesia, terlepas dari siapa pun yang berkuasa. Hal yang sama juga terjadi di negeri-negeri muslim lainnya. Sistem sekuler telah menyebabkan rakyat terus menerus hidup dalam berbagai krisis yang tidak berkesudahan.

Sampai saat ini fakta kemiskinan, kebodohan, kedzaliman, ketidakadilan, disintegrasi dan berbagai problem lain, termasuk penjajahan dalam segala bentuknya, senantiasa mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.

Sistem sekuler telah mengakibatkan potensi sumberdaya alam dan kekayaan mineral yang sangat melimpah tidak mampu membuat rakyat hidup dalam kebaikan. Justru sebaliknya, rakyat hidup dalam penderitaan. Semua potensi dan kekayaan alam yang dimiliki seolah tidak memberikan arti apa-apa buat hidup rakyat.

Oleh karena itu, setelah kami melihat, mencermati dan menganalisa fakta kerusakan yang ada serta merumuskan kondisi ideal, maka demi Allah, Zat yang jiwa kami berada dalam genggaman-Nya, kami mahasiswa Indonesia bersumpah :

  1. Dengan sepenuh jiwa, kami yakin bahwa sistem sekuler, baik berbentuk kapitalis-demokrasi maupun sosialis-komunis adalah menjadi sumber penderitaan rakyat dan sangat membahayakan eksistensi Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.
  2. Dengan sepenuh jiwa, kami yakin bahwa kedaulatan sepenuhnya harus dikembalikan kepada Allah SWT – Sang Pencipta alam semesta, manusia dan kehidupan – untuk menentukan masa depan Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.
  3. Dengan sepenuh jiwa, kami akan terus berjuang tanpa lelah untuk tegaknya syari’ah Islam dalam naungan Negara Khilafah Islamiyah sebagai solusi tuntas problematika masyarakat Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.
  4. Dengan sepenuh jiwa, kami menyatakan kepada semua pihak bahwa perjuangan yang kami lakukan adalah dengan seruan dan tantangan intelektual tanpa kekerasan.
  5. Dengan sepenuh jiwa, kami menyatakan bahwa perjuangan yang kami lakukan bukanlah sebatas tuntutan sejarah tetapi adalah konsekuensi iman yang mendalam kepada Allah SWT.
Jakarta, 18 Oktober 2009

====================================================

Demikianlah, sumpah mahasiswa yang merupakan sumpah generasi muda negeri ini, telah menyatakan secara intelektual solusi mendasar atas segala persoalan yang menimpa negeri ini. Mereka menyatakan, bahwa syariah Islam dalam naungan Khilafah Islamiyyah sebagai solusi tuntas persoalan yang menimpa masyarakat Indonesia dan juga negeri-negeri Muslim lainnya.

Semoga, Allah Swt. mendengarkan sumpah yang telah mereka nyatakan. Semoga, sumpah ini menjadi titik awal kebangkitan para intelektual muda Muslim untuk menjadikan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Insya Allah, Khilafah Rasyidah yang telah dijanjikan tidak akan lama lagi segera berdiri, amin. Allahu Akbar! [z/f/bkldk/syabab.com]

Read Full Post »

-

-

KONGRES MAHASISWA ISLAM INDONESIA
Tanggal: 18 Oktober 2009
Hari : Minggu/Ahad
Waktu : 07.00 s.d 17.00 WIB
Tempat: Basket Hall Senayan Jakarta
Tema : Menyatukan dan Membangun Visi Intelektual Mahasiswa Menuju Indonesia yang Lebih Baik

DI IKUTI OLEH
5000 MAHASISWA DARI SELURUH INDONESIA

Welcome Speech : Rektor IPB
Keynote Speaker : MENEGPORA

Intellectual Speech 1 :
Membangun Indonesia yang Lebih Baik
– Bidang Ekonomi
– Bidang Politik
– Bidang Sumber Daya Alam
– Bidang Pendidikan

Intellectual Speech 2 :
Membangun dan Meneguhkan Visi Intelektual Mahasiswa untuk Indonesia yang Lebih Baik
– Perwakilan Mahasiswa dari Jawa
– Perwakilan Mahasiswa dari Sumatera
– Perwakilan Mahasiswa dari Kalimantan
– Perwakilan Mahasiswa dari Sulawesi
– Perwakilan Mahasiswa dari Papua

COLLECTIVE STATEMENT

Penyelenggara : BKIM IPB & BKLDK
Contact Person : Zainal Abidin 021 93040953
Keterangan :
Bagi yang ingin menjadi Peserta baik personal maupun perwakilan dari organisasi, diwajibkan mengikuti Islamic Leadership Training (ILT) yang diadakan BKLDK informasi lebih lanjut hubungi kami atau kunjungi Website : http://www.dakwahkampus.com

Kuota Peserta Pria 4100 Orang dan Wanita 900 Orang
Kalau anda ingin Ikut Islamic Leadership Training kirimkan biodata anda ke email: kmii09@yahoo.co.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it yaitu Nama, TTL, No. HP, Alamat, Universitas/Institute/Perg

uruan Tinggi, Semester, Fakultas/Jurusan/Prodi, Pengalaman Organisasi. Motivasi Hidup. Kami akan menghubungi anda untuk menindak lanjuti.
Contoh:
Nama : Zainal Abidin,
TTL : 31 Desember 1986,
No Hp : 02193040953,
Alamat : Jl. Merak Raya No. 174 Rt 02/12 Perumnas 1 Kel. Cibodasari Kec. Cibodas Kota Tangerang – Banten 13158
PT : UIN Syahid Jakarta
Smster : 9 (Sembilan)
Fak/Jur/Prod: Syari’ah dan Hukum/PMH/PMF
Pengalaman Organisasi:
– Ketua Rohis 2004/2005 MAN 1 Kota Tangerang
– Ketua MSC 2009/2010 UIN Syahid Jakarta
Motivasi Hidup: Islam Rahmatan Lil Alamin

Ajak Seluruh Teman-teman Mahasiswa Muslim yang anda Kenal untuk mengikuti acara KONGRES MAHASISWA ISLAM INDONESIA dengan mengikuti Islamic Leadership Training Terlebih Dahulu.

INGAT !!!

PESERTA KONGRES MAHASISWA ISLAM INDONESIA TERBATAS. JADILAH ANDA SEBAGAI PESERTA ACARA AKBAR INI. SEGERA DAFTAR DAN HUBUNGI KAMI.

Support : IPB dan Menegpora
Sekretariat:
Gedung Student Center IPB Kampus Darmaga 16680 Telp. 0251-3052240 sms center: 085694981197 email: kmii09@yahoo.co.id website: http://www.dakwahkampus.com

Read Full Post »

Alunan Dialektis

Didik Hari Purwanto - personal Blog

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Life is Beautiful

Me, Myself and food

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Apa pun itu, tulislah!

Mr. Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même

Alunan Dialektis

Didik Hari Purwanto - personal Blog

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

/se·na·rai/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Life is Beautiful

Me, Myself and food

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Apa pun itu, tulislah!

Mr. Assa

L'amour Va Trouver Sa Place à S'ancrer Par Lui Même