Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Recomended’ Category

 

 

Judul : Titik Nol

Penulis : Agustinus Wibowo

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit: Februari 2013

Jumlah halaman : 552 halaman

 

 

 

titik-nol

Mungkin udah banyak orang yang baca buku ini. Apalagi kalau beli di waktu sekarang-sekarang ini, di cover depan buku sudah terpampang cap medali “best seller”, anggun sekali. Mungkin bagi mereka yang sudah mengikuti jejak si penulis, bahkan sebelum terbitnya, hampir nggak perlu label-label sejenis itu, pasti langsung beli. Berhubung mottonya ‘One book thousand feelings’, jadi yaudah gapapa, saya senang hati resensi buku berikut ini.

Buku karya Agustinus Wibowo berjudul Titik Nol, atau Ground Zero dalam versi terjemahan Bahasa Inggris. Belum lama ini, tampil meramaikan Beijing International Book Fair, yang disambut antusias penulisnya hingga diterbitkan dalam bahasa Vietnam, untuk memperluaskan pembacanya.

 

 

Titik Nol berisikan kisah perjalanan Agustin sejak dirinya berkhidman dalam dunia “perjalanan” dari satu fase ke fase berikutnya. Dari satu titik ke titik berikutnya, rangkaian proses, kejadian, titik henti, titik balik dan akumulasi dari seluruhnya yang menentukan jati diri seorang manusia. Mungkin hal ini bukanlah berita baru mengingat buku perjalanan bukanlah aliran baru. Tentu bukan pula cerita yang benar-benar baru kalau kita sebelumnya sudah membaca karya Agustin lainnya (Selimut Debu dan Garis Batas). Nostalgia Jalur Sutra, Sekat batas Negara Stan, dan konflik intrik menjadi santapan khas dari tema karya Agustin. Namun buku ini mengangkat derajatnya tatkala Agustin mengisahkan penggalan-penggalan cerita lain dari dirinya, dengan sentuhan yang lebih privacy. Terkhusus bagaian kisah dirinya menemani ibunya semasa sakit hingga ajal menjeput. Konflik keluarga, idealisme, isu agama, melebur menjadi satu cerita yang menyisakan misteri di tiap lembarnya.

 

 

Bagaimana seorang sarjana universitas terkemuka memulai hidupnya sebagai traveller? Itu satu misteri. Bagaimana rencana hidupnya semula, reaksi keluarga, lalu memilih menghabiskan umur belasan tahun keliling dunia? Maka itu jadi misteri lainnya. Bukankah Traveller juga manusia yang memiliki ayah-ibu, tetangga, uang tabungan, karir, yang juga harus dipikirkan? Pada akhirnya kita mengerti, semua itu tak semudah kelihatannya.

 

 

Tak kalah menarik yaitu kisah eksklusif Agustin menemani ibunya selama proses penyembuhan-lalu sakit-dan sakit terus. Berkesinambungan, antara kisah perjalanan Agustin mengitari Asia Tengah, dengan penggalan cerita dari ranjang pesakitan.  Kontras, antara Ibu yang tidak kemana-mana, dengan Agustin yang sudah kemana saja. Namun setiap manusia memang punya kisah perjalanannya sendiri. Dimana Agustin menuliskan : Perjalananku bukan perjalananmu, perjalananku adalah perjalananmu. Setiap orang memiliki kisah perjananan sendiri, tapi hakikat perjalanan itu adalah sama. Banyak sisi tempat kita memandang, bisa beda rasa yang kita petik. Semoga pembaca bisa mengambil nilai positif dari kisah perjalanan yang satu ini. Wallahu’alam. [Alga Biru]

Read Full Post »

JUDUL : Esio Trot (Aruk-aruk)

PENULIS : Roald Dahl

PENERBIT :  Gramedia Pustaka Utama

JUMLAH HALAMAN : 63 Halaman

TAHUN TERBIT: April 2006 (cetakan pertama)

PERESENSI : Alga Biru

 

 

Mr Hoppy tinggal di sebuah apartemen seorang diri dan selalu kesepian, terutama sejak pensiun dari pekerjaannya. Ia menyenangi merawat bunga yang ditanam di balkonnya. Ada yang di pot, tong kayu, dan keranjang. Ia senang melihat pemandangan ke arah luar dari balkon tersebut. Dimana salah satu kegemaran sekaligus rahasianya ialah ia tertarik pada seseorang yang tinggal tepat di bawah apartemen tersebut.

 

Tetangga beda lantai itu ialah seorang wanita paruh baya yang cantik, baik hati, dan lembut, berama Mrs Silver. Lain Mr Hoppy, lain pula Mrs Silver. Ia memiliki hewan peliharaan seekor kura-kura kecil bernama Alfie. Memasuki musim semi, sang kura-kura yang berhibernasi itu merayap menuju balkon merasakan hangatnya cuaca. Dari balkon itu pula Mr Hoppy kerap mendengar celoteh riang Mrs Silver merawat sang kura-kura kecil yang beruntung. “Selamat datang sayangku! Oh betapa aku merindukanmu”.

“Anda saja aku jadi si kura-kura kecil itu, aku rela melakukan apa saja”

Mr Hoppy dan Mrs Silver saling menyapa, balkon ke balkon menikmati kegemaran masing-masing. Suatu kali Mrs Silver tampak mengeluhkan Alfie yang mungil. “Setiap musim semi aku selalu menimbang Alfie, dan oh… kenapa seekor kura-kura itu lambat sekali besarnya. Padahal aku ingin sekali ia cepat besar. Andai aku bisa, aku akan melakukan apa pun”.

Tiba-tiba Mr Hoppy terpikir ide yang brilian. “Hei, sewaktu aku bekerja di Afrika Utara, seorang pria suku pedalaman memberitahuku sebuah mantera supaya kura-kura mereka cepat besar”, katanya sekita. Oya benarkah?

Mr Hoppy buru-buru menuliskan ‘mantra” tersebut, dan berpesan agar secara rutin dibacakan tiga kali sehari (pagi, siang dan malam). Tak lupa, Mr Hoppy menyuruh Mrs Silver melafalkannya. Mantra itu berbunyi :

 

ARUK-ARUK, ARUK-ARUK, RASEBMEM, HALRASEBMEM!

HALOYA, ARUK-ARUK!

HUBMUT, GNABMEK RAKEM!

RASEB, KAKGNEB, GNUBMEG!

NALET! KAGGNET! HAYNUK! KUGET!

TAREBMEM ARUK-ARUK, TAREBMEM!

OYA, OYA! NALET NANAKAM!

 

Mrs Silver terheran-heran dengan mantra itu. Apa ini? Bahasa yang aneh! Lalu Mrs Hoppy membongkar salah satu rahasianya. Tatkala tiap kata mantera itu dibaca dari belakang (dari kanan ke kiri) maka seketika ia menjelma menjadi bahasa manusia! Ya, coba saja!

Benar, namun hanya itukah rahasia Mr Hoppy? Itu belumlah seberapa dibandingkan kenyataan sebenarnya. Benarkah itu mantera magic seperti yang diungkapkannya pada Mrs Silver? Dan tahukah kamu bahwa setelah 7 hari mantera itu dilafalkan, Alfie bertambah bertambah 2 ons, begitu seterusnya. Bagaimana semua itu dapat terjadi? Ah, kekuatan cinta saja yang mampu menjawabnya. Silakan simak sendiri kelanjutan kisahnya ya.

Roald Dahl merupakan penulis cerita anak yang menjadi rujukan bagi sekolah di Inggris. Tema karyanya seputar hikmah dan kritik terhadap budaya dan sosial dalam pendidikan anak-anak di negara Eropa. Adapun ketika tulisan ini dibuat, kura-kura masih dijual secara bebas dan belum ada pelarangan Undang-Undang satwa yang dikeluarkan pemerintah. Setting dan kultur cerita tentu saja mengikuti dimana penulis hidup dan menjalani keseharian. Roald Dahl tutup usia pada umur ke-74  pada tahun 1990.[]

IMG20160605174121.jpg

Read Full Post »

IMG-20160404-WA0008(1)

Judul: Mutiara-mutiara Andan Sari, kisah seru para penghafal al quran cilik
Penulis: Amirul musthofa as salim, dkk
Penerbit: Kinomedia
Tahun: 2015
Tebal: 158 hlmn

Buku ini berkisah ttg 10 anak yg bergabung di SD Islam Cahaya. Buku yg ditulis sendiri oleh anak2 tsb bercerita ttg betapa tak ramahnya sistem pendidikan kita thd anak, lingkungan yg kental dgn pembullyan, juga jerat game online yg begitu merusak

Namun anak2 ini juga berkisah ttg semangat pantang menyerah, keberanian utk bermimpi, keceriaan, serta kecintaan thd alqur’an.

Di SD Islam Cahaya, lewat lingkar pagi, setiap hari mereka dimotivasi utk berani bermimpi & berusaha mewujudkan impiannya.
Mereka boleh jadi apa saja, asal modal dasarnya dipenuhi yaitu cinta alqur’an

Maka ada Amir yg bercita2 jd pengusaha burger di Jepang, fauzan azima yg ingin jadi pengusaha ikan dan belajar ttg perikanan ke korea, Imam yg ingin jd public speaker, Malik ingin mendalami sains di Sorbone, dan Salman yg ingin jadi ulama & mengambil sanad tahfidz ke syiria

Dengan Impian2 itu, mereka balajar dgn ceria dan terus memupuk kecintaan mereka thd alquran.
Maka setiap hari mereka membacanya, menghafalnya, sedikit demi sedikit mentadabburi isinya dan mengaplikasikannya semampu mereka

Alquran menjadi sahabat juga life style agar kelak mereka menjadi orang2 hebat

Reviewer : Tsamrah El Husna

Read Full Post »

hujan

Oleh : Diah (Member Grup “BACA YUK”)

Tentang Perpisahan, Tentang Persahabatan, Tentang Cinta, Tentang melupakan dan tentang Hujan

Judul novel : Hujan

Penulis : Tere Liye

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun : 2016

Tebal : 318 halaman

☔ HUJAN ☔

Dia lah Lail. Seorang gadis  tunggal penyuka hujan  kesayangan Papa dan Mama,  yang mereka hidup di tahun 2042 ke atas: tahun dengan teknologi tinggi dan mutakhir. Hal ini bisa kita jumpai di bab pertama novel ini, dimana Elijah seorang Paramedis senior mengubah ruangan polos tempat ia praktik hanya dgn menyentuh layar tablet nya menjadikan ruangan berisi alat medis untuk proses modifikasi ingatan. Di ruang praktik inilah lail menceritakan tiap ingatan nya dan ia ingin melupakan hujan.

Alur ceritanya adalah alur maju-mundur yang buat hati juga maju mundur menyimak tiap lembar nya. Ini terlihat dr lail yang menceritakan tiap kenangan nya di mulai dengan kejadian 21 Mei 2042 (entah apa yang menginspirasi Tere Liye mengambil penanggalan ini utk kejadian  maha dahsyat yang tak kan pernah dilupakan seluruh dunia dalam novel ini) 21 Mei 2042 ini lah yang mengetuk rasa penasaran saya untuk lanjut ke lembar berikutnya karena awalnya sempat bosan dengan ilustrasi kecanggihan teknologi serta berita pemicu adanya kejadian pada tgl tsb yang di tonjolkan pada bab awal.

Tentang Perpisahan

~ berpisahnya lail dengan ayah dan ibunya pasca kejadian dan menata hidupnya kembali di pengungsian bersama esok laki-laki 15 thn yang menolongnya di kejadian dahsyat tsb.

~ setelah esok berhasil menjadi sosok yang dianggap sebagai keluarganya, lail harus merelakan esok pergi untuk kebaikannya. Walau perpisahan ini masih punya intensitas bertemu karena masih di 1 kota yang sama.

Tentang Persahabatan

~ kerelaan lail atas perginya orang-orang yang ia sayangi ternyata berbuah hikmah, tepat di panti sosial tempat tinggal barunya, ia sekamar dengan Maryam yang kemudian jadi sahabat nya baik suka maupun duka. Karakter Maryam yang humoris mewarnai hari-hari lail. Hingga banyak prestasi yang mereka dulang bersama di masa remaja sampai tingkat pendidikan tinggi. Mereka menjadi relawan termuda yang melakukan evakuasi  masyarkat Sektor 1 yang hampir di terjang air bah besar, itu semua mereka lakukan dengan kemampuan fisik manual menerjang lumpur dalam di tengah malam yang mencekam dan menerobos hutan. Kalau baca di adegan ini , beuuuh rasanya seperti nonton film action lg menyelesaikan misi hehe

Persahabatan mereka sampai ke bangku kuliah keperawatan. Mereka tekun menyelesaikan pendidikan keperawatan dengan nilai yang tak diragukan, Pemegang Lisensi A kesehatan loh. Hmm.. Awesome

Tentang Cinta

Cinta sederhana, cinta dalam diam. Sekalipun kedua nya memendam rasa, tp tak pernah terucap di bibir keduanya sampai memang tiba pada waktu yang tepat.

Bukti mereka saling suka di gambarkan bang Tere Lewat Pengorbanan Esok meluangkan waktu di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa paling pintar dan dia dilibatkan untuk misi penyelamatan penduduk bumi dari bencana perubahan iklim ekstrim untuk menemui lail, mengenang masa-masa mereka di pengungsian.

Rasa suka lail dengan esok mulai tampak saat lail mulai cemburu dengan saudara angkat nya esok, Claudia: Seorang gadis yang bisa dibilang saingan berat lail untuk mengambil perhatian esok hehe

Tentang Melupakan dan Tentang Hujan

semua kenangan ingin dilupakan lail maka itu dia mengunjungi Paramedis modifikasi ingatan , ia ingin melupakan hujan. Hujan menjadi banyak saksi kenangan hidupnya bersama orang yang ia sayangi.

Kelebihan novel ini  menurut saya,

1.cerita dibungkus dalam nuansa sains-fiction,  seru . seolah dibawa ke masa yang ga pernah di bayangkan sebelumnya . selalu ada petuah, nasihat-nasihat dalam tiap ceritanya , salah satu nya : “Barangsiapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan, hidup bahagia. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan”

2.Ada misi kemanusiaan yang diemban esok dengan kejeniusannya dalam bidang teknologi, kece banget dah esok, sampai bang tere bilang ia adalah sosok suamiable 😅

3.Latar waktu dan tempat nya juga keren 😍

4.Ceritanya punya ending yang jelas, tidak seperti Daun yang jatuh tidak membenci angin yang membuat pembaca bertanya-tanya ending Tania dan damar

Kekurangan :

1. Awal baca ngebosanin , tapi kalo mampu bertahan akan dapat kejutan di bab berikutnya

2. Ending nya kurang di perluas. Penasaran dengan kisah hidup Maryam dan penduduk bumi yang sebagian besar dipindahkan ke planet lain

Sekian review saya, mohon maaf masih banyak kurang sana sini,  ga sesuai panduan ngreview lagi hehe, first time ngreview 😁
Terimakasih 😊

Read Full Post »

bumi

Judul novel: Bumi Cinta
Penulis: Habiburrahman El Shirazi

Muhammad Ayyas, mahasiswa yg menyelesaikan penelitian utk studi s2 di rusia. Di tempat asing yg br dijamahnya, ia bertemu dg devid, teman kecilnya di kampung dlu. Devid memang sdh lama tinggal di rusia. Devid jugalah yg menyiapkan kebutuhan ayyas selama 3 hr ayyas di rusia, dan jg mencarikan tempat tinggal utk ayyas.
Sialnya, iman ayyas diuji krna ia harus tinggal serumah dg 2 org wanita. Yelena dan Linor. Karena jika ia tinggal dg lelaki rusia, maka resikonya akn semakin tinggi.
Yelena adalah seorang atheis yg pernah memeluk islam sebelumnya, yg ternyata adl seorang pelacur papan atas pejabat ternama dan org2 terkenal. Agency yg memperkerjakannya adlh kelompok gengster yg berbahaya di rusia. Sehingga tdk ada yg berani membongkar prostitusi yg terjadi. Sedangkan linor adalah seorang yahudi yg sangat membenci islam. Tanpa diketahui oleh siapapun, linor memasang kamera kecil di kamar ayyas, menyelidiki segala aktivitas ayyas. Ia adalah agen mossad yahudi. Linor akan menjebak ayyas sbg tersangka pengeboman yg direncanaknnya. Dimana seluruh mata dunia nantinya akan menyalahkan islam dan membencinya. Sebagai orang baru, tentu ayyas tdk mengetahui pekerjaan sesungguhnya dr kedua tmn apartemennya.
Waktu terus berjalan, ayyas terus melakukan penelitiannya di MGU, salah satu universitas ternama di moskwa. Begitu jg yelena dan lonor.
Kang abik disini menjelaskan begitu besar kebencian yahudi terhadap islam. Menariknya, berbagai intrik dan kejadian terjadi. Smp akhirnya yelena kembali masuk islam, dan linor ternyata adalah seorang muslim palestina yg diselamatkan oleh wanita yahudi pd tragedi sabra dan satila.
Semua cerita dikemas dg menarik dan cukup mengagetkan disetiap alurnya. Membuat penasaran pembaca. Ilmu memang bisa didapat dimana saja. Termasuk di rusia, sebagai bumi cintanya Allah. Dan kita semakin tau, islam semakin berkembang di rusia.

***

RESENSI oleh Humaida (Member Grup “BACA YUK”)

Yang ingin daftar sila kirim pesan text via WhatsApp ke 0898 2700 920 meliputi : Nama/Domisili/Judul Buku Favorit (Muslimah only)

Read Full Post »

Saya tidak begitu banyak tahu soal film. Sebelum benar-benar nonton, review itu perkara wajib kifayah di rumah kami. Jangan sampe ngabis-ngabisin waktu berharga, dah ehhhh ternyata filmnya bikin pusing kepala alias tidak sesuai pakem.

fine1

Sebelum memutuskan nonton film yang satu ini pun, saya berburu dulu, dan….. dasarnya saya, selalu punya ketertarikan dengan sesuatu yang berbau “adopsi” alias “based on true story”. Dari cover aja keliatan THE FINEST HOURS ini ada kapal-kapalnya, tragedi kapal, sejenisnya lah.

Film garapan Walt Disney Pictures ini berkisah tentang perjalanan heroik 4 penjaga pantai, penanganan kedararutan kelautan, yang menereboso badai demi menolong salah satu kapal tanker yang sudah divonis terbelah menjadi dua diterjang ganasnya ombak campur badai. Dengan setting cerita tahun 1952, kapal SS Padleton jenis kapal tanker minyak yang tenggelam di pantai Cape Cod,  Bernard “Bernie” Webber yang diperankan oleh Chris Pine memimpin regu penyelamatan itu. Sementara seniornya sudah menasehatinya lembut-lembut :“Cluff tetap menugaskanmu pergi ya?! Dia itu gila, udah tau badai begini. Sebaiknya kamu muter-muter aja sekitar sini, trus bilang aja pencariannya ngga ketemu”. Ini semacam bentuk ‘pelarian tanggung jawab’ tanpa resiko gitu deh. Sementara, Bernie yang penurut dan gagah itu tetap teguh dengan tekadnya, melanjutkan penugasan dengan 3 rekan pemberani lainnya.

 

Cerita apapun di muka bumi ini takkan lengkap tanpa konflik hati, hehe. Calon istrinya Barnie marah-marah sama Bos, kenapa itu calon suami kesayangan ditugaskan yang menantang maut. Selebihnya sila nonton sendiri.Wooo, kepo ni ye!

Dalam tataran nyata, Bernie dan ketiga rekan lainnya mendapat penghargaan sebagai Penyelamat Pantai Paling Heroik Sepanjang Masa. Pada tahun 2009 lalu, ia pun tutup usia ke-81 tahun dan membawa kehormatan tersebut, setidaknya hingga kisah ini diangkat ke layar lebar.

 

fine2

Akting yang natural sebagai Bernie Webber

Apa kabar Indonesia? Sebagai negara kepulauan, kita jarang atau memang tidak ada istilah “penjaga pantai” ya. Entah, mungkin sudah tercover dengan adanya TNI Angkatan Laut. Kisah heroik dan memilukan ala Indonesia sebenarnya sangat menarik untuk difilmkan. Sebut saja, yang semisal, Tampomas II yang sempat di Investagi khusus oleh Pak Dahlan Iskan semasa karirnya. Coba itu difilmkan ya. Dahlan Iskan modifikasi Tampomas, itu mah udah kayak sambel sama kuah bakso, enak gilak untuk dinikmati.

 

But well,… mungkin belum tiba masanya aja kali ya Film Indonesia berada ke arah sana. Atau setidaknya, kayaknya film Indo perlu lah menambah daftar artisnya. Masak lagi-lagi pemainnya Raline Shah, Ferdi, atau Harjunot Ali…. kan masih ada Cecep, Titin dan Budi. Hehe

 

Akhir kata, THE FINEST HOURS ini film yang menarik, dan sepertinya saya cukup semangat untuk angkat tema ini di tulisan berikutnya. Selamat berakhir pekan!

FINE3

Penampakan TAMPOMAS II yang terbakar pada 27 Januari 1981

Read Full Post »

Buat yang senang Film India melebihi sebatas goyang dan cinta termehek-mehek, tentu kamu ingat satu film bagus khas Amir Khan berjudul “Taarae Zameen Par”. Filmnya udah lama banget ya, mungkin sekitar 8-9 tahun lalu. Dan pastinya masih ingat aktor utamanya si Anak Berkebutuhan Khusus dalam hal membaca (aduh saya lupa istilah kerennya). Ya, pokoknya si Anak itulah, yang giginya supperrrr monyong, gede, asli UNIK banget. Takkan terlupakan itu gigi canggih. Suami saya aja geleng-geleng terus kalo nonton :”Ya Allah… itu gigi”.  Yeah… terlepas dari urusan gigi, akting anaknya keren, matanya tajam, dan kelihatan lincah. Disokong ide cerita yang bagus, film itu pantas dikasi bintang 4.

Yang masih nggak ngeh, sila baca kisi-kisi filmnya ya: Film Taare Zameen Par

tare3

Ishaan diperankan oleh aktor dengan nama asli Darsheel Safary. Hemm, seperti apa ya Darsheel sekarang? Masyaallah….. ajaib mungkin, nge-wow lebih tepatnya. Ternyata pria muda ini tumbuh cepat dan berkarakter, kece…. dan kita tahu, setiap orang memang bisa berubah. Apalagi sekedar perkara fisik. Gampang banget ngerubahnya, disokong dunia kedokteran dan medis yang makin canggih sekarang ini.

taraetarae2

Hemm,,, beda banget ya. Jadi, buat cewe atau cowo yang memilih teman berdasarkan tampang, kayaknya itu poin yang perlu untuk dipertanyakan.  Seseorang yang memiliki visi dan misi hidup, pasti tahu “harus mengapakan perkara fisik ini”. Buat cewek yang ngerasa cakep, ini jadi ujian. Bener nggak sih calon pasangan yang deketin itu niatnya lurus? atau cuma pengen bagian cakep-cakepnya aja. Kalau udah keriput gimana. Carilah yang seiman, berkepribadian, memiliki integritas, yang tentunya janji alias omongannya bisa dipercaya. Jangan gampang percaya sebelum jelas urusannya. Okeyyy….Itu aja pesan sponsor dari tulisan saya 🙂

 

Read Full Post »

Assalamualaikum. Dek, pengen deh ketemu lagi sama Dian.
Kapan adek punya waktu. Hemm, kakak rindu mengkaji Islam.
Dian mau jadi mentor kakak? Jzk
Subhanallah! Allahu Akbar! SMS tersebut ku sambut dengan puja puji kepada Allah. Langsung ku balas SMS tersebut. Meng-iya-kan.
Waalaikumsalam. Alhamdulillah kita berjumpa lagi, kapan kak?
Pertemuan kami di hari yang ditentukan, lebih dari sekedar percakapan. Pertemuan tersebut laksana cahaya yang menerangi gelap, yakni meneruskan kalimatullah ke dalam jiwa-jiwa insan manusia. Halqah dan dakwah.
Maka gugurlah celaan para pencela yang dulu berkata ini-itu di masa futur Kak Ais. Maka sirnalah rasa jumud yang selama ini membenamkan Kak Ais. Semua karena-Mu, Ya Allah. Dan betapa bahagia diriku yang bisa mempersaksikan kebesaran-Mu.
Kini Kak Ais kembali berada dalam barisan dakwah dan lebih banyak belajar tentang kebijaksanaan. Beliau banyak bercerita tentang pentingnya sikap empati dan welas asih antar sesama manusia terlebih di kalangan pengemban dakwah. Janganlah pula kita memelihara penyakit hati, sebab penyakit itu laksana kanker yang mematikan inangnya lamban laun.
Hidup berjamaah ibarat melihat pelangi. Perhatikanlah! Pelangi takkan indah jika hanya satu warna. Kita akan melihat individu-individu berlainan watak dan karakter. Sehingga bisa berbeda pula pola pendekatan dan penjagaan satu sama lain.
Kak, jadi kan kita ketemuan di taman perpus. SMS-ku pada Kak Ais
Bip bip. Jadi dek. Balasnya singkat
Maka sore itu ialah sore yang dipersaksikan langit jingga yang mesra. Sore dimana aku dan Kak Ais berbagi cerita tentang kesukaan-kesukaan kami terhadap sastra, fiksi dan tentunya…. dakwah.

Welcome Scan
Sore dimana Allah Yang Esa menghadiahkan pada kami pelangi yang berpendar di dalamnya aneka warna. Pelangi sore di ufuk, saksikanlah aku memanjat doa kepada tuhanku.
“Ya Allah, kumpulkanlah kami bersama orang-orang yang berjumpa dan berpisah karena-Mu. Hapuskanlah kesalahan di masa lalu kami sehingga kami kembali pada-Mu dalam keadaan suci. Aamiin”. [Alga Biru]
Medan, 24 Agustus 2012

 

 

Diterbitkan dalam buku Antologi “Nyala Nyali Dakwah”-Al Azhar Fresh Zone

Read Full Post »

Berhijrah adalah aktivitas berpindah. Tentu kategori berpindah menuju sesuatu yang lebih baik. Misalnya berhijrah dari yang kurang islami menjadi lebih islami. Berhijrah bukan jalan tol bebas hambatan. Sejumlah tantangan, baik dari diri sendiri dan orang sekitar, pasti menghampiri. Jangan sampai gagal move on, gara-gara diri sendiri yang kurang amunisi. Berikut 7 jenis buku rekomendasi penyemangat diri.

 

  1. Muhammad The Greatest Story : Sebagai orang yang paling merasakan “cobaan hidup dan hikmah dakwah”, kisah Rasulullah wajib bin wajib kita ketahui dari pangkal hingga akhir. Buku tentang tokoh nomor satu paling berpengaruh di dunia ini sudah banyak ditulis berbagai versi. Salah satu favorit saya, yang ditulis Ahmad Hatta ini. Karena full colour dan runut. Cocok!buku1
  2. Beyond the Inspiration : Buku ini merupakan buku perdana Felix Siauw. Gaya tulisannya masih perkasa, dan belum unyu-unyu. Tapi serius… ini pas banget buat yang selama ini disorientasi tujuan hidup, mengkambing hitamkan hidayah yang tak kunjung turun dan kehilangan superhero jaman modern. Coba deh baca. Lay out-nya juga keren!buku2.png
  3. Nizhom Ijtimai fil Islam : karya Taqqiyuddin An Nabhani. Buku ini terkategori “berat”, isinya daging semua, dan rujukan kita untuk terpicu memperbaiki habblum minannas, habullum minannafsi. Baik pakaian, makanan, jodoh, cadar, hingga tata cara bepergian. Supaya ngga jenuh, pastikan punya guru/mentor/ustadzah untuk mengurai apa maksud dari isi buku rujukan ini.
  4. The True Hijab [antologi kisah] : Kalau ingin mencontoh Rasul, rasanya kejauhan, “yahh, dia kan rasul”. Kalau pengen meneladani para sahabat Rasul juga “ngga kelihatan”. Haduuh, ada-ada aja alasan kita. Nih, saya rekomendasikan kisah yang dekat-dekat. Yaitu perjuangan teman-teman kita dalam mempertahankan hijabnya. Buku sejenis juga boleh kok, semisal 99 Hijab Stories Muhammad Assad, atau yang versi dakwah ada buku Nyala Nyali Dakwah (ada tulisan saya juga loh disitu, hehe). Real action!
  5. How Master Your Habits : karya Felix Siauw. Ini bukan karena saya penggemar Felix Siauw loh ya. Tapi kebanyakan buku “how to” yang ada di lemari saya adalah karangan orang Barat. Emang bagus-bagus karangan orang luar dalam membangun motivasi dan semangat hidup. Kekurangannya adalah sisi spiritual. Ya wajar, kan agama di pinggirkan dulu  kalau mau ngomongin dunia. Sedangkan kita selaku muslim, perkara dunia dan akhirat itu satu menyatu, nilainya ibadah, yang dikerjar berkah.habits
  6. Saksikanlah Bahwa Aku Seorang Muslim! : Dari judulnya aja bikin greget ya. Apalagi kalau dibawakan oleh Salim A Fillah yang diksinya lingkar melingkar, indah bagai dawai, seksi semercik amunisi. Ya sudahlah! gimana ngga move on!saksikan-bahwa-aku-seorang-muslim-salim-a-fillah
  7. Ketika Mas Gagah Pergi [Fiksi Islami]. Ada yang based on true story. Nah, kalau dibumbui itu namanya fiksi. Fiksi itu indah dan menginspirasi. Fiksi Ketika Mas Gagah Pergi salah satu saja yang saya rekomendasi. Novel sejenis dengan tema  layak kita baca. Kalau mau move on, hindari tema termehek-mehek walau dibungkus islami seperti putus ta’aruf, konflik poligami, atau sejenisnya. Supaya aman dari replika keseharian, boleh deh kita konsumsi buku pyurrr perjuangan seperti jihad fi sabilillah romantis contohnya novel GHAZI (Sayf Muhammad Isa), Api Tauhid (Kang Abik), atau Pesantren Impian (Asma Nadia)gagah.jpg

 

Ini buku pilihan saya, bagaimana dengan Anda? Semangat teruss ya…. 🙂

Read Full Post »

memo

Keteguhan, kemurniaan dan politikus ulung, itulah sekerat hikmah yang hendak dibagikan di buku yang berjudul “Memoar Pejuang Syariah dan Khilafah”. Buku yang memuat 16 biografi singkat dan perjalanan orang-orang yang teguh memperjuangkan agama Allah Swt. Kebanyakan tokoh-tokoh yang tercatut telah wafat dalam kurun waktu 1960-an hingga tahun 2011.

Driser, walaupun mereka telah wafat, perjuangan mereka seolah-olah masih mendidih dalam darah kita. Mereka sudah membuktikan dan memakan asam garam dalam dakwah. Buat kita yang baru mengenal dakwah, buku ini jadi motivasi yang real. Yup! Kisah-kisah keteguhan mereka bukan fiksi seperti yang ada di novel-novel islami. Mereka nyata! Alias dialami dalam kenyataan hidup. Apalagi buat yang sudah terjun dalam medan dakwah, buku makiiinnnn bikin diri ini iri. Sebab mereka bukanlah rasul dan para sahabat nabi, namun jalan-jalan yang mereka pilih tak ubahnya jalan kekokohan para kekasih Allah Swt yang agung.

Adapun ke-16 tokoh tersebut yaitu syaikh Taqiyuddin an Nabhani, sang pendiri Hizbut Tahrir. Lingkungan beliau akrab dengan ilmu dan pergulatan politik. Kakek beliau, Syaikh Yusuf an Nabhani telah menempa beliau hingga kemudian mengirimnya ke Al Azhar Kairo untuk mendalami islam. Selain kelahiran dan jenjang pendidikan, terlampir pula perjalanan politik syaikh Taqi. Termasuk pula konteks hubungan beliau dengan Ikhwanul Muslimin (jamaah islam yang populer di jamannya). Serta pandangan beliau terhadap tokoh populer Al-Bana (sejawat beliau yang juga memegang peranan penting di dunia islam).

Ada pula profil syaikh Abdul Qadim Zallum, amir Hizbut Tahrir kedua. Simak sepak perjuangan Al Ustadz Hafizh Shalih yang berdakwah di enam negara! Wow… menarik ya?! Selain seru, tak kurang pula kisah mengharukan. Salah satunya pendakwah yang syahid akibat rezim otoriter di Libya, wafatlah asy syahid Muhammad Muhadzdzab Hafaf dalam keistiqomahan dakwahnya. Subhanallah, bukan sekadar korbanan waktu, pemikiran dan harta. Nyawa pun ia perjualbelikan di jalan Allah Swt. Niscaya akan dibayar dengan jannah yang abadi.

Nah… giliran muslimah unjuk gigi. Walaupun catatan secara spesifik tentang perjuangan para muslimah tergolong sedikit, tapi bukan berarti kosong. Perjuangan indah muslimah terwakilkan dengan hadirnya profil Ustadzah Najah as-Sabatin. Berbeda dengan tokoh sebelumnya, tokoh ini orangnya masih ada sampai sekarang alias masih hidup.  Beliau gencar menyebarkan ide di dunia maya loh… wow oh wow… seperti apa kelanjutannya? Rahasia! (Makanya baca aja sendiri, ups! Heee)

Akhir kata, buku ini tidak ditulis untuk mengagungkan tokoh manapun selain nabi kita yang agung, Muhammad Saw. Tidak pula untuk berbangga-bangga dalam kelompok (berhubung tokoh-tokoh yang ditulis berasal dari Hizbut Tahrir). Siroh Nabawiyah, kisah sahabat dan ulama salaf sudah selayaknya menjadi panduan umum dalam mencontoh gerak dakwah. Buku ini hadir justru untuk melengkapi memoar manisnya dakwah dan iman,  juga pemantik diantara buku-buku wajib tersebut. Wallahu’alam. [Alga Biru]

Read Full Post »

Older Posts »

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

J'étais Parisienne

moved to : https://jetaisparisienne.com

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

J'étais Parisienne

moved to : https://jetaisparisienne.com

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang