Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juni, 2016

Bagaimana aku memulainya?

Bahkan aku tidak tahu hendak menulis apa. Aku kehilangan isi kepala dan wacana. Oh begini rupanya “tidak memikirkan apa-apa”. Ketika aku bertanya, “apa yang aku pikirkan?”. Jawabannya ialah tidak ditemukannya jawaban. Semacam tatapan kosong seorang anak bau kencur, yang ditanya kenapa pipis sembarangan. Anak itu tidak tahu pipis itu apa, bagaimana, dan kenapa.

 

 

Tentu saja, semua ini bukan berarti tidak ada sama sekali. Kita manusia, tidak pernah benar-benar mengenal kekosongan, setidaknya dari apa yang aku alami. Aku lalu berpikir (pada fase ini rupaya aku mulai punya ide), kenapa aku bisa begini? Kenapa ada blocking yang sedemikian padat antara keinginan dan kata-kata. Antara harapan dan eksekusi. Bukankah seseorang yang berjalan akan sampai pada suatu titik perhentian? Sedangkan aku sedang mencoba menuliskan sesuatu, lalu menyaksikan “tidak ada apa-apa” disana.

 

Aku mulai mengingat kejadian sehari ini. Sebuah kehidupan yang biasa-biasa saja untuk diungkapkan, maka aku takkan menceritakannya. Aku beranjak kepada yang lain, semisal :  “tema apa yang membuat tulisanku lebih berarti”. Dan aku mulai meratapi ide-ide yang itu lagi-itu lagi. Kamu tahu kan, seperti baju lebaran yang susah payah dipilih. Kamu bisa merasa lucu ketika bertemu kembaranmu, duplikat penampilanmu. Warna yang sama, pola yang serupa, lalu kamu merasa bersalah, seolah baru saja ketahuan curang saat ujian. Aku bertanya kembali, kenapa aku bisa punya pikiran ‘sok’ begini? Sehebat apapun aku menginginkan originalitas, cepat atau lambat, karya kita, baju yang kita pakai, isi pikiran, akan menemukan duplikasi.

 

Aku berkata kepada seseorang di grup, “Hei, aku ingin baca buku ini. Sepertinya bagus ya?”

Jawabannya sedikit mematahkanku , “Belum tentu deh ya. Aku udah malas baca buku si Anu. Kayaknya tulisan dia gitu-gitu terus. Ngga ada sesuatu yang baru.”. Wow! Kok rasanya berat banget jadi penulis itu ya. Ekspektasi pembaca (setia) makin lama makin meninggi. Pertanyaannya, mampukah aku selaku penulis bau kencur bau kunyit ini menghadapi persoalan semacam itu?

 

 

Persoalan seolah tulisan ini belum juga naik kelas, tidak berkelas, yang lebih parah… penurunan kelas. Wah sungguh bencana!

 

 

Pada akhirnya, bagaimanapun juga, aku harus mencari kambing hitam. Dan sepertinya, pikiran kotor bercampur keinginan superrr yang membuatku kandas kali ini. Okelah, baiklah.

 

 

 

Salam write’s block!

Karena penulis juga manusia.

algabiru-3.jpg

 

Iklan

Read Full Post »

JUDUL : Esio Trot (Aruk-aruk)

PENULIS : Roald Dahl

PENERBIT :  Gramedia Pustaka Utama

JUMLAH HALAMAN : 63 Halaman

TAHUN TERBIT: April 2006 (cetakan pertama)

PERESENSI : Alga Biru

 

 

Mr Hoppy tinggal di sebuah apartemen seorang diri dan selalu kesepian, terutama sejak pensiun dari pekerjaannya. Ia menyenangi merawat bunga yang ditanam di balkonnya. Ada yang di pot, tong kayu, dan keranjang. Ia senang melihat pemandangan ke arah luar dari balkon tersebut. Dimana salah satu kegemaran sekaligus rahasianya ialah ia tertarik pada seseorang yang tinggal tepat di bawah apartemen tersebut.

 

Tetangga beda lantai itu ialah seorang wanita paruh baya yang cantik, baik hati, dan lembut, berama Mrs Silver. Lain Mr Hoppy, lain pula Mrs Silver. Ia memiliki hewan peliharaan seekor kura-kura kecil bernama Alfie. Memasuki musim semi, sang kura-kura yang berhibernasi itu merayap menuju balkon merasakan hangatnya cuaca. Dari balkon itu pula Mr Hoppy kerap mendengar celoteh riang Mrs Silver merawat sang kura-kura kecil yang beruntung. “Selamat datang sayangku! Oh betapa aku merindukanmu”.

“Anda saja aku jadi si kura-kura kecil itu, aku rela melakukan apa saja”

Mr Hoppy dan Mrs Silver saling menyapa, balkon ke balkon menikmati kegemaran masing-masing. Suatu kali Mrs Silver tampak mengeluhkan Alfie yang mungil. “Setiap musim semi aku selalu menimbang Alfie, dan oh… kenapa seekor kura-kura itu lambat sekali besarnya. Padahal aku ingin sekali ia cepat besar. Andai aku bisa, aku akan melakukan apa pun”.

Tiba-tiba Mr Hoppy terpikir ide yang brilian. “Hei, sewaktu aku bekerja di Afrika Utara, seorang pria suku pedalaman memberitahuku sebuah mantera supaya kura-kura mereka cepat besar”, katanya sekita. Oya benarkah?

Mr Hoppy buru-buru menuliskan ‘mantra” tersebut, dan berpesan agar secara rutin dibacakan tiga kali sehari (pagi, siang dan malam). Tak lupa, Mr Hoppy menyuruh Mrs Silver melafalkannya. Mantra itu berbunyi :

 

ARUK-ARUK, ARUK-ARUK, RASEBMEM, HALRASEBMEM!

HALOYA, ARUK-ARUK!

HUBMUT, GNABMEK RAKEM!

RASEB, KAKGNEB, GNUBMEG!

NALET! KAGGNET! HAYNUK! KUGET!

TAREBMEM ARUK-ARUK, TAREBMEM!

OYA, OYA! NALET NANAKAM!

 

Mrs Silver terheran-heran dengan mantra itu. Apa ini? Bahasa yang aneh! Lalu Mrs Hoppy membongkar salah satu rahasianya. Tatkala tiap kata mantera itu dibaca dari belakang (dari kanan ke kiri) maka seketika ia menjelma menjadi bahasa manusia! Ya, coba saja!

Benar, namun hanya itukah rahasia Mr Hoppy? Itu belumlah seberapa dibandingkan kenyataan sebenarnya. Benarkah itu mantera magic seperti yang diungkapkannya pada Mrs Silver? Dan tahukah kamu bahwa setelah 7 hari mantera itu dilafalkan, Alfie bertambah bertambah 2 ons, begitu seterusnya. Bagaimana semua itu dapat terjadi? Ah, kekuatan cinta saja yang mampu menjawabnya. Silakan simak sendiri kelanjutan kisahnya ya.

Roald Dahl merupakan penulis cerita anak yang menjadi rujukan bagi sekolah di Inggris. Tema karyanya seputar hikmah dan kritik terhadap budaya dan sosial dalam pendidikan anak-anak di negara Eropa. Adapun ketika tulisan ini dibuat, kura-kura masih dijual secara bebas dan belum ada pelarangan Undang-Undang satwa yang dikeluarkan pemerintah. Setting dan kultur cerita tentu saja mengikuti dimana penulis hidup dan menjalani keseharian. Roald Dahl tutup usia pada umur ke-74  pada tahun 1990.[]

IMG20160605174121.jpg

Read Full Post »

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

/jur·nal/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Life is Beautiful

Me, Myself and food

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Apa pun itu, tulislah!

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

/jur·nal/

yang ditemui mata dan mengendap di pikiran

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Life is Beautiful

Me, Myself and food

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Apa pun itu, tulislah!