Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘WRITE BLOCK’

#KompakNulis #OPEy 2 Pekan

Berikut FAQ (Frequently Asked Question) seputar program kali ini :

1. Seperti apa program #KompakNulis #OPEy ?
Jawab : #OPEy singkatan dari One Post Everyday. Yakni satu hari bikin minimal satu tulisan untuk dipublikasikan dan secara kompak dengan hashtag #KompakNulis

2. Apa jenis tulisan dan tema #KompakNulis?
Jawab : Bertema bebas, berjenis bebas. Tidak mengandung SARA dan melanggar hukum Syariah dan agama. Silakan berkreasi dalam bentuk feature, cerpen, puisi, curhatan atau entah apapun yang merupakan produk berpikir. Silakan buat menu harian untuk memudahkan dan menstabilkan aliran ide nantinya.

3. Apa ada batas minimal atau maksimal tulisan?
Jawab : Tidak ada batasan. Jika dengan satu paragraf dirasa cukup, ya boleh tampilkan apa adanya. Karena tujuan #KompakNulis #OPEy memang untuk belajar dan belajar. Setiap orang berbeda level dan standar tulisan yang diinginkan. Jadi, tidak perlu lirak lirik, santai aja. Yang penting kan prosesnya.

4. Kemana tulisan dikirim?
Jawab : Tidak dikirim kemana-mana, tampilkan alias posting di media maya masing-masing. Bisa di Blog, Facebook, Instagram, dan lainnya tergantung ketersediaan dan keinginan.

5. Apa harus mention leadernya?

Jawab : Tidak harus, tapi boleh. Sesuai hashtag #KompakNulis, saling mention bertujuan untuk membangun jaringan dan kekompakan sesama pegiat postingan positif di dunia maya. Mention orang terdekat, sahabat atau yang dirasa paling bagus membaca tulisan di hari tersebut.

6. Jadi fungsi Leader apa dong?

Jawab : Sebagai penyemangat, mengakomodir pertanyaan, supporter utama, dan membantu hal-hal teknis lainnya. Termasuk memilih Best of the Week versi Leader dan apresiasi sejenis.

7. Apa ada hastagnya ?
Jawab : Bisa pakai #KompakNulis #OPEy #Part2OPEy dan penambahan hashtag lain yang dirasa perlu

8. Berapa lama #KompakNulis #OPEy berlangsung?
Jawab : Posting setiap hari tanpa jeda, selama 14 hari tanpa putus.

9. Bagaimana jika ada satu hari yang saya bolong atau nggak posting?
Jawab : Karena ini adalah komitmen harian, buat yang ‘bolong’ bisa diulang dari Day 1 atau Start diulang dari awal.

10. Bagaimana jika saya sudah ikut di program sebelumnya?

Jawab : Tidak masalah, tinggal melanjut hari, hingga genap 14 hari atau dilebihkan sampai Part yang sedang berlangsung selesai.

11. Apakah #KompakNulis #OPEy punya institusi atau grup dan sejenisnya?
Jawab : Tidak adaaa…… #KompakNulis bukan gerakan bawah tanah atau apa, jadi tidak yang gitu-gituannya ya.

12. Apa ada hadiahnya?
Jawab : Tidak adaaaa…. Hadiahnya pahala, minta langsung dari Yang Maha Kuasa. Efek positif lainnya, silakan dirasakan sendiri.

13. “Tulisan #KompakNulis aku nggak ada yang baca, yang like pun sedikit, siapa yang tanggung jawab cobak?”
Jawab : Hemmm,,,, pertanyaan yang rumit. Jangan lapor polisi ya sis. Belum ada undang-undangnya. Hehe. Daripada pegel hati, mending lillahi aja. 🙂

Sekian dari kami para Admin, silakan jika ada pertanyaan lanjutan. Atmosfer yang sedang kami bangun ialah bergerak ke luar, dengan kekuatan dari dalam. Salam literasi ! [Alga Biru]

Iklan

Read Full Post »

Bagaimana aku memulainya?

Bahkan aku tidak tahu hendak menulis apa. Aku kehilangan isi kepala dan wacana. Oh begini rupanya “tidak memikirkan apa-apa”. Ketika aku bertanya, “apa yang aku pikirkan?”. Jawabannya ialah tidak ditemukannya jawaban. Semacam tatapan kosong seorang anak bau kencur, yang ditanya kenapa pipis sembarangan. Anak itu tidak tahu pipis itu apa, bagaimana, dan kenapa.

 

 

Tentu saja, semua ini bukan berarti tidak ada sama sekali. Kita manusia, tidak pernah benar-benar mengenal kekosongan, setidaknya dari apa yang aku alami. Aku lalu berpikir (pada fase ini rupaya aku mulai punya ide), kenapa aku bisa begini? Kenapa ada blocking yang sedemikian padat antara keinginan dan kata-kata. Antara harapan dan eksekusi. Bukankah seseorang yang berjalan akan sampai pada suatu titik perhentian? Sedangkan aku sedang mencoba menuliskan sesuatu, lalu menyaksikan “tidak ada apa-apa” disana.

 

Aku mulai mengingat kejadian sehari ini. Sebuah kehidupan yang biasa-biasa saja untuk diungkapkan, maka aku takkan menceritakannya. Aku beranjak kepada yang lain, semisal :  “tema apa yang membuat tulisanku lebih berarti”. Dan aku mulai meratapi ide-ide yang itu lagi-itu lagi. Kamu tahu kan, seperti baju lebaran yang susah payah dipilih. Kamu bisa merasa lucu ketika bertemu kembaranmu, duplikat penampilanmu. Warna yang sama, pola yang serupa, lalu kamu merasa bersalah, seolah baru saja ketahuan curang saat ujian. Aku bertanya kembali, kenapa aku bisa punya pikiran ‘sok’ begini? Sehebat apapun aku menginginkan originalitas, cepat atau lambat, karya kita, baju yang kita pakai, isi pikiran, akan menemukan duplikasi.

 

Aku berkata kepada seseorang di grup, “Hei, aku ingin baca buku ini. Sepertinya bagus ya?”

Jawabannya sedikit mematahkanku , “Belum tentu deh ya. Aku udah malas baca buku si Anu. Kayaknya tulisan dia gitu-gitu terus. Ngga ada sesuatu yang baru.”. Wow! Kok rasanya berat banget jadi penulis itu ya. Ekspektasi pembaca (setia) makin lama makin meninggi. Pertanyaannya, mampukah aku selaku penulis bau kencur bau kunyit ini menghadapi persoalan semacam itu?

 

 

Persoalan seolah tulisan ini belum juga naik kelas, tidak berkelas, yang lebih parah… penurunan kelas. Wah sungguh bencana!

 

 

Pada akhirnya, bagaimanapun juga, aku harus mencari kambing hitam. Dan sepertinya, pikiran kotor bercampur keinginan superrr yang membuatku kandas kali ini. Okelah, baiklah.

 

 

 

Salam write’s block!

Karena penulis juga manusia.

algabiru-3.jpg

 

Read Full Post »

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

J'étais Parisienne

I was a Parisian

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

J'étais Parisienne

I was a Parisian

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang