Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘RIA FARIANA’

851418863_20305

Judul buku: Selimut Debu
Penulis: Agustinus Wibowo
Penerbit: gramedia
Jumlah halaman: 461 halaman
Terbit tahun: 2010

Afghanistan dari dekat, bacalah buku ini. Siap-siap menahan napas dan terpesona pada saat yg sama. Agustinus membawa kita menyusuri jengkal demi jengkal jalanan Afghanistan yang berdebu. Sebagai traveller yg sepanjang waktunya dihabiskan di jalanan baik dg berjalan kaki atau naik mobil kuno yang sering mogok, debu bukan hanya selimut tapi juga makanan dan napas bagi penulis.

Dibuka dg keprihatinan agustinus akan patung Buddha terbesar di dunia yg dihancurkan Taliban saat berkuasa di desa bernama Bamiyan, ironi mulai ditampilkan. Penduduk desa yg ramah dibenturkan dg Taliban yg garang. Suasana alam yg indah menghijau dibenturkan dg fakta banyaknya ranjau.

Afghanistan adalah satu dari sedikit negara yg selalu ingin membuat agustinus kembali. Ketika penulis keturunan tionghoa yg selalu dianggap bagian dari warga Afghanistan ini (Afghanistan memiliki suku berpenampilan fisik sipit dan pesek, kalau tak salah bernama tajik) mengeskplor sisi keramahan penduduk negeri ini dg segala daya tariknya, saya malah membayangkan sisi yg sama sekali tidak dieskpos penulis. Sisi yang membuat saya penasaran sejak SMA ketika jihad Afghanistan digemakan. Sisi yg mampu membuat negara adidaya bernama uni Soviet harus bubar. Apalagi ketika agustinus berkisah ttg pelecehan seksual yg dialaminya, saya seolah melihat wajah lain dari Afghanistan yang sama.

Buku ini bukan buku yg bisa dibaca cepat. Setiap halaman menyajikan kenikmatan pengalaman yang dibawa agustinus ke dalam diri pembaca. Tak heran bila salah satu motto dia adalah perjalananku adalah perjalananmu tapi perjalananku bukanlah perjalananmu.

Bersiap-siaplah mendapat pengalaman baru yang membuat terhenyak, merenung, iba dan bangga menjadi satu adonan. Itu semua rasa yang ada untuk negeri bernama Afghanistan. Selepas menuntaskannya, sangat pantas bila agustinus menjadikan Afghanistan adalah negeri yang membuat dia selalu ingin kembali. Dan saya sebagai salah satu pembaca buku ini, merasakan getar rindu itu meski tak beresonansi yg sama dg penulis yg awalnya saya kira muslim ini, negeri para mujahidin yg kemudian hari digerogoti oleh para tikus oportunis negeri.

Wallahu alam.
Resensi oleh : Ria Fariana

Iklan

Read Full Post »

veil

Kebebasan ala Amerika dibandingkan dengan keterkungkungan ala Iran

Judul novel : veil of roses  / kerudung merah
Penulis : Laura Fitzgerald
Penerbit : GPU
Tahun : 2012
Tebal : 370 halaman

Tami Joon adalah gadis Iran yang ‘diungsikan’ keluarganya ke Amerika demi meraih apa yg disebut dg kebebasan. Paragraph awal dibuka dg mengesankan ketika Tami takjub melihat anak usia 9 thn saling meledek ttg pacaran dan ciuman antar lawan jenis. Hal yg tak akan pernah ia temui di negerinya, Iran. Dan awal adegan ini pula yg membuat saya memutuskan membeli buku ini karena penasaran dg isi lanjutannya.

Dalam 3 bulan Tami Joon harus segera menikah dg laki2 iran kaya raya yg sudah berstatus penduduk tetap amerika demi menghindari deportasi. Alur cukup bagus diolah dari konflik ini plus silakan geregetan dg adegan demi adegan karena seolah mencemooh Islam dan mengagungkan peradaban barat dalam hal ini amerika. Meskipun banyak jg kejujuran yg disajikan sebagaimana kalimat berikut ini:

– Di sini (amerika), tampaknya semua dirancang bagi kaum pria utk selalu memikirkan seks.

Tapi jauh lebih banyak suara sumbang thp iran daripada thp amerika sendiri. Mulai dari tertawa yg terlarang bagi gadis di pinggir jalan, budaya hijab dan taaruf serta tak ada cinta ketika seseorang menikah hingga kritikan thp pemerintah iran yg korup tapi sama sekali tdk ada kritik thp pemerintah amerika yg kental dg skandal seks.

Proses Tami Joon beradaptasi sangat natural disajikan dg terjemahan bahasa yg cukup bagus. Sekali baca susah utk meletakkannya sebelum tamat. Intinya, novel ini membawa wawasan baru dan bagus utk dibuat skripsi, thesis dan semacamnya.

Oleh :Ria Fariana (Member grup BACA YUK)

Read Full Post »

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Life is Beatiful

Me, Myself and food

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Menulis agar waras

The Work of Wiryanto Dewobroto

. . . sebab dari buahnya, pohon itu dikenal.

Saatnya Bercerita

Jangan pernah menulis sesuatu yang kelak akan membuatmu menyesal

Rumah kecil di seberang universitas

the story of a growing cutie family...

Nurbaiti-Hikaru's Blog

Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

fattahrumfot.writings

Tinta-Tinta Gagasan

The Journey in Me

"The journey is the reward" - Chinese Proverb

bocahbancar.wordpress.com/

A Social Worker, A Great Dreamer

melquiadescaravan

Climbing up the mountain of books and Reading a book while climbing the mountains

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

Jiwa yang Pergi

Catatan hati dan pikiran setelah anakku mengakhiri hidupnya

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

Kajian Timur Tengah

dan Studi Hubungan Internasional

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Life is Beatiful

Me, Myself and food

It's My Notes

Blog tentang catatan-catatan yang sering kutulis di waktu senggang

Write The Universe

Menulis agar waras