Category: D'Rise will Rise!


Merabai kecemerlangan, pembelajaran dan….  lebih dari semua itu, saya merasakan kelemahan yang terdalam. Pengakuan yang tidak terbantah.

***

Medan, 10 Februari 2011…. Siap siaga, tangan ini memintal kata, otak bekerja dan hampir-hampir tidak ada jeda. File proposal kerja, bermuatan 20649 karakter baru selesai dirampungkan.

“B’ Isa, besok proposalnya kirim aja ke Burhan” SMS saya ke Ahmad Isa.

             Ahmad Isa, lelaki sederhana, yang menurut saya ada anomali di otaknya. Ehehe. Dia, dalam identifikasi saya, ialah jenis manusia yang cenderung mengaktifkan otak kanan (mungkin). Dia kidal, susah berhitung dan analisis yang ricuh. Kanvas kata-kata yang agaknya dia mengerti. Jangan suruh yang lain, tapi mintalah ia mengarang, niscaya ia menjadi pengarang dengan sebaik-baik karangan. The Cronicles of Draculesti, naskah setebal 100-an halaman A4, bisa ia selesaikan hanya dalam tempo 2 pekan ! Luar Biasaaa!

Burhan, kawan saya ini agak perlente perawakannya. Kami belum pernah bertemu muka. Tapi dari gelagatnya, kawan satu ini kerap menawarkan ‘egoistis’ (ngga mau ngalah) bin ngoyo, dan sempat membodoh-bodohi saya sebab dia mahir berbahasa asing (Inggris, Spanyol, Prancis, dan beberapa bahasa daerah… hehe). Saya tidak akan pernah tahan berkawan dengan orang ngoyo, kalau-kalau saja saya tidak ingat bahwa saya haruslah belajar apa saja dari siapa saja, tanpa pandang bulu. Burhan, memberikan pelajaran paling budiman kepada saya. Pelajaran tentang uang, budi pekerti berbisnis, dan sedikit strategi mencegah ketakutan batin dari kefakiran. Itulah sebab asal muasal, kenapa proposal kerja yang di dalamnya ada rancangan bisnis publishing (penerbitan), saya sarankan ke Isa untuk diberikan padanya saja. Share planning gitu deh….

“Kalian berani bayar saya berapa untuk ngurusin yang ginian” katanya.

Haha. Untung saja saya sudah dikit2 ngerti si Burhan. Wajar sih, dia kan biasa digaji pake dolar di Metrodata.

Dengan nada kolokan, saya bilang:

“Han, jangan lupa kacang sama kulitnya. Kamu kan dulu pernah ngerasain susah. Ni kita lagi susah, tega amat minta komisi. Udah deh, jangan ngaco”. Burhan sudah saya anggap guru. Saya harus lebih cerdas dari sang guru ini, saya pasang tekat. Demi mencegah sifat ngoyo-nya supaya tidak semakin merajalela. Ehehe.

***

Perut bumi berputar, spiral waktu tidak menoleh ke belakang, ia tidak bicara namun tidak pernah ia berhenti. Siapa saja yang meremehkan waktu, niscaya akan terpenggal. Bulan April mengintip, tanda-tanda DRise Publishing akan mengudara, kian menyembul. Apa gejalanya? Satu gejala yang paling signifikan: Modal sudah cair (hehee….). Banyak orang yang mengeluhkan modal dalam kali pertama mereka berwirausaha. Iyalah…. Jangankan berbisnis, kencing saja kita masih dikenai pajak (uang)!

Saya mengeluh…..

(Zakaria) berkata “Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku.” (Maryam: 4)

 

Maka selirih dengan Nabi Zakaria AS, saya memohon,”Ya Tuhanku, sungguh aku ini tak memiliki penghasilan dan lumbung uang. Dan seumur hidup, belum pernah aku kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku”.

Kun Fayakun! Mengalahi mantera, doa saya itu pun dikabulkan Tuhan Sekalian Alam, Allah ta’ala.

Maka di bulan April yang cerah, DRise Publishing, yang menjadikan The Cronicles of Draculesti sebagai karya perdana, dikirim ke percetakan. Hemm… yahhh mungkin resiko jadi orang yang belum berpengalaman, digiring kesana mau, digiring kesini okey. Buta dan tertatih dalam belajar, saya dan rekan sabar dalam segala rintang. Tidak mengelak dari realita, saya mengaku, sungguh banyak kebodohan saya dalam ini dan itu.

Tapi tak boleh menyerah! Tak, oh Tak!

Maka….

Mulailah diatur jadwal-jadwal promosi, cincai-cincai dengan Pak Adhi (Bos Drise Majalah) mulai dilakukan, cuap-cuap ke segenap negeri terus digalakkan. Tanpa rasa malu, saya tag iklan Draculesti sebanyak-banyaknya. Saya pikir, kenapa saya harus malu. Saya tidak memakan harta korupsi, saya tidak menganiaya siapa-siapa. Saya hari ini, sedang berusaha melayakkan diri untuk ditaburi rizqi dari Allah, bismillah.

(Bersambung……)

Nantikan kilas balik Skenario Allah ta’ala kepada DRise Publishing…… Romantis dan penuh lika-liku lohhh  ^_^

****

(Hemm… Untuk yang mau komplain perihal Draculesti dan Drise Publishing, stay tuned aja ya. Insyaallah ada penjelasan lebih lanjut. Ssttt,,,, entar ada hadiahnya juga loh)

Suatu kali Alga bikin jajak pendapat di status facebook Alga. Bunyinya gini: ”Siapa sih artis/tokoh/profil idola kamu? Apa hal paling ‘gila’ yang pernah kamu lakuin demi idola tersebut?”. Dalam beberapa menit status Alga dibanjiri dengan lusinan komentar. Ada yang ngakunya mantan fans Beyonce Knowlese. Buktinya? Semua lagu-lagu Beyonce hapal luar kepala. Mulai album bareng Destiny Child sampe solo karirnya Beyonce. Kebayang di benak saya suara seksi dan body Beyonce. Namanya juga penyayi barat sono, ya exploitasi suara, exploitasi aurat juga. Nahh, yang lucunya, ada yang ngaku demen abis sama Harry Potter. Walau Harry Potter tokoh fiktif belaka, terbukti menyihir banyak orang. Sampe ada yang  bela-belain tongkat imitasi ala Harry Potter karena pengen berbakat menyihir seperti keluarga Potter. Welehh!!

Kelakuan facebooker di akun saya belum seberapa kalo dibandingin sampe fans gila-gilaan yang bisa kita liat di situs super fans artis-artis. Taylor Lautner yang nimbrung peran di Twilight sempat dibuat kelimpungan penggemarnya saat syuting di Brazil. Ratusan fans menyerbu hotel tempatnya dan Kristen Stewart menginap. Ia harus bersembunyi di sebuah ruangan kecil selama 45 menit menunggu tim SWAT datang. Fans-nya Justin Bieber juga lucu. Saat Kim Kardashian memajang di twitter foto mesra dirinya dengan Bieber di sebuah pantai. Kontan fans Bieber kesal dan marah-marah. Wehhh, jadi ceritanya cemburu gitu loh. Masih banyak hal-hal aneh dari artis lainnya. Mulai dari menjambak, mencium bahkan rela ditiduri. Na’udzubillah.

Kalo dulu, tuhan-tuhan sesembahan bentuknya berupa batu, pohon, matahari serta hal lain yang dianggap tinggi dan super! Di era millenium ini, udah ngga jamannya lagi orang semedi di pohon atau bawa-bawa jimat. Sebagai gantinya jimat, ada foto artis di dompet, poster artis di dinding, model rambut mirip penyanyi, bahkan ngikutin tren seragam sekolah dibuka tiga kancing bajunya. Tingkah polah kaya gitu seolah jadi syari’at buat yang ngaku demen ama artis dan ngikutin tren. Oii, tobat neng!

Sebagai sesama remaja (beuuhh,….), Alga paham kalo yang namanya remaja dan fans mania ‘ingin dimengerti’. Ngga pengen diceramahin ini itu, pake ayat-ayat agama. Namanya juga udah demen, udah terlanjur suka. Gitu kali ya??? Iya… Iya… Alga mengerti. Yang Alga ngga ngerti dan ingin share disini, kenapa sukanya sama artis ? Belum tentu artis memberi faedah dan teladan yang baik buat kita. Kalau kita kenapa-kenapa atau ‘makin rusak’, rugiii dunia akhirat loh. Kalau mau mengidolakan seseorang, pilih yang membawa kebaikan.

Michael Hart dalam bukunya 100 tokoh paling berpengaruh, menjatuhkan Rasulullah SAW sebagai tokoh nomor wahid paling berpengaruh sedunia. Rasul ‘artis top’ sepanjang masa gitu loh. Mana sih dari diri Rasulullah yang cacat dan cela ? Sabar, tiada banding. Lemah lembut sekaligus tegas. Rasulullah itu panutan dalam kepemimpinan keluarga, bahkan memimpin negara. Perilaku Rasul dicontoh mulai bangun tidur sampe tidur lagi. Rasul memang telah tiada di jaman ini. Namun jejak-jejaknya bisa terus kita lacak dengan rajin mengkaji. So, daripada waktu dihabiskan untuk ngejar-ngejar artis, mending mengejar pesona rasul untuk dilekatkan ke diri kita. Dijamin bertabur pesona. Hap ! <Alga Biru>

 

 

*Tangga Kesuksesan*

TANGGA KESUKESAN

Tangga kesuksesan itu ngga panjang kok. Ini urutannya: gagal –>introspeksi –>bangkit lagi !

***

Berikut ini kiat-kiat bangkit dari kegagalan demi meraih kesuksesan:

Pertama, Cintai dirimu.

Huee…. Cinta diri? Narsis dong. Yee… sebenarnya sih ngga gitu-gitu amat. Maksud mencintai diri dalam hal ini adalah kita menghargai keberadaan diri. Terimalah diri kita, baik kelebihan maupun kekurangan. Siapa lagi yang bisa menghargai kita selain diri kita sendiri? Nah, darisanalah harapan akan terbit. Optimisme akan melahrikan kekuatan tiada banding.

Kedua, Aktualisasi kegagalan.

Gagal bukanlah aib. Orang yang gagal dalam banyak usaha untuk sukses adalah lebih baik ketimbang orang yang ngga pernah gagal karena takut mencoba. So, jangan minder karena pernah gagal. Pilihan ada di tangan kita: berjuang dan menang atau menyerah dan kalah.

Ketiga, Gagal untuk belajar.

Ya, Seperti yang udah disebutkan dalam point sebelumnya, bahwa kegagalan bukan aib. Kegagalan justru jadi ajang pembelajaran. Kita baru tahu manisnya perjuangan ketika ada ‘action’, bukan cuma konsep. Dari ‘action’ tadilah kita mendapat pelajaran mental, psikis dan spiritual. Dari aksi nyata, kita akan bercermin dan langkah berikutnya akan lebih mawas dan tampil memukau.

****

“….Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya” (TQS. An-Najm: 39)

******

<Alga Biru>

Cinta Si Putih Abu-abu

cinta

 

……Karena Cinta. duri menjadi mawar. Karena Cinta, cuka menjelma menjadi anggur segar……

 

Kata orang, cinta bikin hidup lebih hidup. Yang sakit, bisa cepat sembuh. Yang lesu bisa jadi semangat. Kalo cinta udah segitu provokatifnya, ‘urusan cinta’ dan segala turunannya akhirnya dirindui setiap manusia.        Sekarang ini, jangankan anak kuliahan, anak SD aja udah berani-beraninya ngulik ‘apa itu cinta’. Anak SMP/SMA? Wahhh jangan tanya. Getol banget. Syukur-syukur kalo cinta yang dipahami adalah cinta yang benar. Nah kalo cintanya ala cinta buta dari gua hantu ?! piye iki.

Karena Alga ngerti pembaca Girly DRISE amat haus cinta (hueekk… mabok),nahh edisi satu tahun DRISE kali ini Alga cuap2 tentang pergolakan cinta. Biar obrolan kita seru, ruang lingkup cinta yang kita bicarain edisi ini dikhususkan untuk cinta paling seru (katanya), yaitu cinta SMU. Cinta dari balik gejolaknya anak-anak SMU. Anak SMP juga boleh nimbrung, coz kayanya beda-beda tipis deh. Siap? Tancaaaappp……

*****

Cinta SMU versus Cinta SeMU ??

Cinta si putih abu-abu, alias cinta anak-anak SMU, menyisakan banyak kisah. Dulu pas Alga masih pake seragam SMU,ada teman Alga yang tiap jam istirahat selalu sibuk ngeladenin pacarnya, ngakunya karena cinta. Dia dipegang-pegang, dielus-elus, sgala macaem (Maaf Alga ngga bisa sebutin satu persatu) . TIAP HARI !! Apa ngga bosen? Sampe Alga mikir, itu dikasi jampi-jampi apa sih ampe mau segitunyee. Ehh,,, selang beberapa bulan, ternyata udah bubaran. Duh, kasihan. Abis manis, tinggal najisnya.

Beberapa bulan lalu ada  cerita unik, datangnya dari kenalan Alga yang masih duduk di bangku sekolahan. Dia curhat tentang betapa dia jatuh hati pada guru muda yang lagi magang di sekolahnya. Aduh makjang….. Kok bisa? Iyalah bisa. Konon, guru tersebut ramah, alim, bicaranya mengesankan, meneduhkan, humoris dan punya wajah yang aduhaiii…. tampan sangat. Ujung-ujungnya, pengen deh jadi kekasihnya. Susah ngelupain wajah and all about him. Syukurnya, dia ngebet pengen jadi istri si guru tampan, artinya dia menempuh jalur yang benar untuk rasa cintanya, bukan jalur illegal semacam pacaran. Tapi kata Sang Guru, “Belajar dulu yaahhh banyak-banyak. Semoga diberi kemudahan dan kekuatan iman”. (Untung gurunya beneran alim, nah kalo zholim ? bisa berabe khan)

Apa yang dirasain teman Alga itu sah-sah aja, fitrah. Tapi banyak kejadian, dari sesuatu yang fitrah malah timbul fitnah. Mulai deh deket-deketin zina. Awalnya sih cuma deket-deket. Iyah, ‘pacaran doang’ kok. (Sengaja Alga kasi tanda petik sebagai sindiran). Pacaran juga ‘ga parah-parah amat’, Cuma pegang tangan doang. Ngga sun bibir, cuma sun di pipi. Hemm, yuk kita simak seruan Allah berikut ini: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk” (QS. Al Israa’ : 32). So, deketin zina aja udah dilarang Allah, gimana jika benar-benar berzina? Naudzubillah.

********

Jaman sekarang, orang yang ngga pacaran dianggap ketinggalan zaman. Apa sih motif orang-orang buat pacaran?

Pertama, biar disebut dewasa. Iyahh… Banyak orang, apalagi ABG yang ngebet pacaran supaya dianggap dewasa. Maklum, aktivitas baku syahwat ini memang identik dengan urusan orang dewasa, yang ganjil banget kalo dilakukan bocah mungil. So, supaya dianggap dewasa, pacaran deh. Alasan ini kurang tepat, sist! Dewasa itu ngga dinilai dari aktivitas pacaran, tapi dari gaya berpikir. Ngga sedikit orang yang tambah tua, tapi tidak bertambah kedewasaannya. Dikit-dikit ngambek, dikit-dikit marah. Kalau kemauannya tidak diturutin, bikin ulah deh. Itu kan namanya ngga dewasa!! Ngga pinter me-manage diri. Orang yang mampu melawan hawa nafsunya, mampu mengontrol tingkah laku, yang berujung taat pada syariat, itu baru kedewasaan yang sejati. Jempolan!

Kedua, having fun. Sekedar senang-senang. Orang pacaran itu, biasanya jalan berdua, bergandengan tangan, pergi makan, nonton, dan banyak lagi deh. Kalo pacarnya cakep, dipamerin ke teman-teman. “Nihh… pacar gw keren. Iyalahh, gw aja keren”. Pacaran juga dianggap ajang pelepas stress, karena ada sarana curhat pada sang pacar. Eitss.. Siapa bilang pacar itu jadi obat stress? Banyak kejadian, orang stress karena mikirin pacarnya. Belum pernah Alga dengar ada orang yang mati gara-gara ngga pacaran. Tapi justru kerap kali kita saksikan orang mati karena ulah pacarnya. Dibunuh, diperkosa, dirampas harta dan harga dirinya. So? Pacaran jadi obat stress? Sepertinya otak kita perlu diluruskan segera dari akarnya…..

Ketiga, pacar sebagai motivator. Kata orang, pacaran bikin semangat belajar. Masa sih? Kalau lihat faktanya, kayanya ngga gitu deh. La wong memory aja udah overload untuk inget sang pacar. Seperti kata Maia mantannya Ahmad Dhani “Aku mau makan, ingat kamu. Aku mau tidur, juga ingat kamu”. So, inget pelajarannya kapan dong?? Suseeehhhhh…… inget doi meluluuuu.

Tuh… DRISEr, terbukti bahwa pacaran sebagai ajang apresiasi cinta bukanlah jalan yang membawa hikmah namun justru membawa bencana. Tiga point di atas baru sedikit dari serba serbi cinta semu yang sangat rentan masuk ke dunia remaja. So, kencangkan sabuk pengaman hatimu. Minta perlindungan kepada Rabb Ilahi Robbi, agar kita tak terimbas racun-racun cinta yang membunuh. Disembuhkan dari jeratan cinta yang semu!

 

Oleh: Alga Biru (Medan, 19 November 2010)

SALAM SATU JARI

Tidak dipungkiri memang, bahwa banyak juga anak-anak punk yang kemudian mengganti ideologinya dengan pemikiran-pemikiran Islam. Saya juga tidak tahu apa penyebabnya. Apakah kebanyakan anak-anak punk memang kaum yang selalu mencari kebenaran? Saya rasa demikian. Sebab, setelah lama berkutat di dalam scene punk, saya tahu bahwa komunitas punk adalah komunitas yang luar biasa. Tongkrongan mereka sering dipenuhi dengan diskusi-diskusi segar menyangkut segala macam persoalan. Bukan hanya itu, mereka juga selalu berusaha untuk mengimplementasikan hasil diskusinya tersebut untuk menjadi aksi langsung, sehingga obrolan mereka tidak hanya sebatas talk only seperti yang dilakukan oleh para pejabat pemerintahan yang gemar obral janji tapi jarang sekali terbukti. Meskipun ada juga sebagian anak-anak punk yang hanya lebih mementingkan fashion dan malas untuk membaca, tapi di sini saya tidak ingin membahas yang itu. Begitulah. Menurut saya, fenomena tentang banyaknya anak punk yang kemudian berpindah haluan ke Islam, saya tidaklah terkejut.

Itu sebabnya, Wake Up! edisi kedua ini mengambil tema Don’t Forget Your Roots, and Don’t Sell Out!. Sebenarnya sih edisi kali ini Wake Up! tidak hanya ingin membahas tentang punk yang “hijrah” ke Islam saja, tapi lebih kepada makna “kembali ke Islam”. Semoga saja dengan begini seseorang yang ingin memawancarai saya itu bisa mendapatkan jawaban.

Tulisan di atas sengaja Alga copas dari jurnal elektronik resminya salah seorang kawan yang sudah insyaf. Beliau kerap dipanggil Cirex alias Tukang Tidur.  Si Tukang Tidur ini bukan cuma tidur doang, tapi sudah ngerangkep jadi editornya sebuah Zine bernama “Wake Up!” yang aromanya ngajak orang yang udah insyaf supaya makin insyaf.

Memang, pada akhirnya…. Iman ngga sebatas cas-cis-cus, ingin pula diwujudkan dalam aksi termasuk mengganti symbol-simbol berhala yang dulu digemari kepada mainstrim baru dengan aqidah sebagai landasannya. “SALAM SATU JARI” adalah salah satu bentuk kreasi teman-teman punk yang udah insyaf. Udah jadi rahasia umum kalo salam metal tiga jari sebenarnya adalah lambang sakral untuk kaum pagan, kaum satanic (itu loh… pagan yang lambangnya kambing berhala). Weits,… siapa sangka, dari sekedar lambang ternyata terpengaruh dengan hadlarah musyrik, perilaku syirik alamat neraka cuy! Syerem! Salam metal kepala kerbau juga identik dengan hegemoni Zionis dan segala perilaku jahil turunannya. (Sex bebas, alcoholic, hedonistik, dll). Maka, teman-teman punk yang udah tobat ngga mau nrimo lagi lambang-lambang gituan. “La ilahaillallah, Muhammad rasululullah”, itulah sekarang jalan hidup! Ngga pake kompromi. Ahad ! Cukup Allah saja sebagai illah/rabb/tuhan!

“SATU!”

“AHAD!”

“ALLAH”

“TIADA ILLAH SELAIN ALLAH”

Jadi deh salam satu jari sebagai salam yang definisinya bahwa segala puja-puji, sanjungan, penghambaan, pemberian cukuplah diperuntukkan untuk Allah SWT saja. Ya ALLAH, istiqomahkan kami di jalan-Mu yang lurus. Jalan yang Engkau Ridhoi. Aamiin. ALLAHU AKBAR!

Oleh: Alga

DRISE JUNI: “AUDISI DEMI SENSASI”

Dunia sekarang-sekarang ini nawarin yang serba instant. Mulai dari mie instant, paket makan siang instant ampe kesuksesan instant…. Yahhh, gini deh. Parahnya remaja muslim ikut latah juga di ajang yang menjanjikan kesuksesan instant. Ikutan berbagai audisi, mulai dari audisi nyanyi ampeee be a man !! Bah!! (Alga geleng-geleng, puyeng)

Udah deh, ngga usah berpaling ke lain hati. Ulik lengkap DRISE bulan ini. Berikut menu mantap yang udah siap saji:

  1. “Hidupku di Ujung Jari” : Dikupas abis berbagai gimana sensasi-sensasi orang yang ikut audisi kaya yang di tipi-tipi
  2. “Aku, Kamu dan Harajuku”: Penasaran gimana sih sebenarnya sepak terjang style yang gileeeee dan nyetrik asal jepang, Harajuku ??? Hikari akan bahas ampeee nyeseeekkk ! mantap dah
  3. “Interview khusus”: Ummu Khoir, Salah satu pembicara di acara spektakuler Muktamar Mubalighoh Indonesia. Intektual dambaan umat.
  4. “Draculesti”: Simak terus lanjutan Draculesti manaklukkan penjajahan … (cieeh, heroistik banget getoohh)

Dan masih banyak yang lainnya, yang ngga kalah serunya. So,daripada plototin Audisi kacangan mulu.Mending tongkrongin bacaan satu ini. DRISE, The Guardian of Muslim Generation!!!

D’RISE EDISI MEI: “PELAJAR TERKAPAR” !!!!

Hadir kembali dengan menu-menu menarik siap saji, biar kamu semua ngga ‘kelaperan’ bin terkapar.

Berikut cuplikan menu menarik hasil godokan dapur D’Rise:

BUKA MATA: Pelajar sekarang ‘macem-macem’. Makin variatif, mulai dari kental dengan dunia sex bebas, narkoba, tawuran…. Ahh, yuk kita libas disini. Biar kaga bablas lagi!!!

INTERVIEW: Wawancara khusus  Dr.Ing Fahmi Amhar “Tidak semua harus jadi sarjana, tapi semua harus jadi manusia yang berguna”. Wuihhh!! Kereenn!

GIRLY : Buat yang ngaku tomboy, bakal cuap-cuap lengkap bahwa apa pun ceritanya kamu tetaplah perempuan. Simak ulasannya dalam tajuk ‘Tomboy Juga Perempuan’

REPORTASE: Kali ini kita akan lihat pemuda-pemudi kreatif, yang bedaaaa bgt! Mereka penggagas revolusi, menggagas jalanan. Seperti judul reportase kali ini “Revolusi Menggagas Jalanan”.

Dan masih banyak rubrik lainnya yang ngga kalah serunya. Nyesel deh buat yang ngelewatin D’Rise edisi ini. Kita ngga tanggung jawab loh kalo sampe kehabisan ^_^

Enjoy!!

D’RISE WILL RISE!!

RISE ISLAM!


Seperti biasa, cukup banyak kiriman d’riser yang menuhin inbox redaksi. Ada cerpen, curhat, opini, sampe puisi. Semuanya bagus en keren. Group D’Rise! di Facebook juga makin banyak. Udah lebih dari 2000 member. Begitu juga di fan pages-nya. Dan satu lagi, meski drise-online.com belum maksimal tampilan dan isinya, tapi udah banyak juga yang mampir.

Penat…pusing…bahkan hampir nyaris putus asa! Inilah episode berat saat edisi #02 D’Rise! ini akan terbit. Dana produksi yang memang sangat minim (bahkan sejak edisi minus 03..) plus beban pembayaran cetak dan biaya-biaya lain sejak edisi minus 03 masi belum tuntas…tas..tas! plus sarana prasarana nyaris nol (kita tuh komputer aja minjem apalagi kantor ya…) plus dana penjualan yang sereeet nariknya dari para pengedar… plus lagi kita emang gak punya sponsor + donatur… Weleh-weleh, mau gimana lagi..itulah kondisi kita. Ditambah lagi, kita tuh gak punya duit, tapi sampe sekarang terus kasih subsidi buat kamu tiap edisinya, sekitar seceng/eksp.. ya tentu maksudnya biar D’Rise! bisa tampil full colour selama ini…Nah D’Riser! Tercinta, semua ini bukan untuk menyesali keadaan atau biat kamu-kamu jatuh kasihan, tapi sekedar berbagi aja biar D’Riser! Ngerti dikit dapur kita. Boleh dong….

Meski nyaris batal terbit, tapi wajah & semangat pada D’Riser! Selalu terbayang-bayang, akhirnya semua itu membuat kita GAK TEGA KALO GAK TERBIT! Well BISMILLAH.. dengan bertawakkal kepada Allah SWT kita TETAP TERBIT sesuai kemampuan kita. Apapun & bagaimanapun D’Rise! mesti terbit, walauppun gak full colour seperti yang udah-udah, tapi tetap FULL ISLAMI, FULL INSPIRASI, FULL MOTIVASI, FULL IDEOLOGI pokoknya ai lov u Full!

D’Riser! Edisi kali ini kita coba kupas seputar dunia perempuan. Eits, bukannya diskriminatif ama kaum adam ya. Nggak kok, cuma kebetulan aja bulan April ngingetin kita ama perjuangan Raden Ajeng Kartini. Ini yang menginspirasi kita untuk membahas kehidupan wanita. Dijamin anti manyun deh!

Simak aja rubrik Bukamata yang mengupas seputar pandangan beberapa agama dan budaya terhadap wanita. Dilanjut dengan Girly I yang mengajak D’Riser! Putri untuk belajar jadi ummi sejak dini. Nggak ketinggal Girly II yang mengupas gambaran muslimah ideal dalam kacamata remaja. Plus the most yang menceritakan kisah the blody lady alias vampire cewek yang super duper kejam bin sadis.

Jangan lupakan juga lanjutan tips muslimpreneur yang inspiratif. Atau lanjutan epik Draculesti yang makin seru. Lalu intip deh rubrik share your mind dan cerpen dari kiriman d’riser!, sapa tahu punya kamu. Biar nggak penasaran, langsung aja deh lahap sajian kita kali ini, HABIS GELAP TERBITLAH ISLAM![341]

D’RISE! EDISI APRIL NGOBROLIN DUNIA KAUM HAWA YANG KUDU DIKETAHUI REMAJA EN REMAJI…”HABIS GELAP TERBITLAH ISLAM”
Berikut info-info super duper menarik yang bakal driser dapetin:

- BUKAMATA: mengupas perjalanan kelam mahluk cantik dalam sudut pandang bebereapa keyakian dan peradaban sebelum datang cahaya Islam yang mengangkat derajat perempuan menjadi mulia plus profil wanita-wanita perkasa pejuang Islam. seru!
- GIRLY I: biar kata masih remaji bin sendiri, gak ada salahnya belajar jadi umi sejak dini demi mempersiapkan menjadi muslimah sejati
- GIRLY II: kaya gimana sih sosok muslimah idola kamu? disini dikupas jawabannya verisi D’Rise!
- TELADAN: kisah imam syafi’i yang inspiratif untuk mendongkrak semangat belajar kita. keren!
- HELP CENTER: mengupas perihal hukum minta bantuan ‘orang pinter’ alias dukun buat cari barang/orang hilang. dan konsul psikonya terkait tips tetep istiqomah dalam balutan busana muslimah sempurna ditengah lingkungan sekular.
- THE MOST BLOODY LADY: kisah vlad cewek yang sadissss!
- masih banyak rubrik lainnya yang gak kalah kerennya. ada SAMBUNGAN DRACULESTI yang makin hot, lanjutan materi muslimpreneur, dan rubrik baru TAFFAKUR ALAM yang mengupas fenomena alam.

Ya udah, LANGSUNG AJA KEPADA PARA PENGEDAR YANG SERIUS SEGERA MEMASTIKAN PESANANNYA. DAN PADA PARA DRISE, JANGAN SAMPE KEHABISAN. KEJAR PARA PENGEDAR YANG TERDEKAT DI KOTA ANDA….KEEP ON DRISE!!!

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.