**
Suatu ketika, ada seorang penceramah yang mengeluarkan selembar uang seratus ribu dari sakunya. Kemudian ia bertanya “Siapa di antara jamaah sekalian yang mau uang ini?” Langsung saja banyak yang mengacungkan tangan. Katanya lagi “Ya, ini akan saya berikan, tapi sebelumnya biar saya melakukan hal ini,” Sahabat tersebut meremas uang kertas seratus ribu itu, menjadi gulungan kecil yang kumal.
Kemudian dia buka lagi ke bentuk semula; lembaran seratus ribu, tapi sudah kumal sekali. Lalu dia bertanya “Siapa yang masih mau uang ini?” Tetap saja banyak yang angkat tangan, sebanyak yang tadi.
“Oke, akan saya kasih, tapi biarkan saya melakukan hal ini” Dia menjatuhkan lembaran uang itu ke lantai, terus diinjak-injak pakai sepatunya yang habis berjalan di tanah becek sampai nggak karuan bentuknya. Dia kemudian bertanya lagi “siapa yang masih mau?” Tangan-tangan masih saja terangkat. Masih sebanyak tadi.
***
Sahabat sekalian, hikmah berharga yang bisa kita petik dari peristiwa diatas adalah bahwa semua orang masih mau uang tersebut walau bentuknya sudah tidak karuan lagi. Sudah jelek, kotor, kumal, dan sebagainya. Karena nilainya tidak berkurang; tetap seratus ribu rupiah.
Sama seperti kita, Walau kita tengah jatuh (tertimpa tangga pula), tengah sakit, tengah merasakan kegagalan, sedang tak berdaya, terhimpit, dan merasa kecewa, atau dalam keadaan apapun, yakinlah kita -Insyaallah- TIDAK akan kehilangan NILAI kita. Jangan biarkan kekecewaan, kesedihan, keterpurukan, dan sakit hati, menghancurkan hidup, harapan dan cita-cita kita.
Sahabat, dalam keterpurukan, kita akan selalu tetap berharga, jika kita tetap menghargai diri kita sendiri. Orang lain akan tetap memandang kita bernilai manakala kita menganggap diri kita bernilai. Allah Swt. pun akan memandang kita bernilai, manakala kita tetap senantiasa berbaik sangka (khusnudzon), baik kepadaNya maupun kepada diri kita sendiri. You Are What You Think. []












Daripada kertas uang, emas mungkin lebih berharga.
Emas mentah kurang berharga, tapi seusai digosok, nilainya tinggi sekali.